Kios PS Sragen Dibobol Maling, Elektronik Rp44 Juta Raib

Dua anggota Polsek Sukodono menyelidiki kasus pembobolan kios PS di Desa Bendo, Sukodono, Sragen, Sabtu (23/2 - 2019). (Istimewa)
24 Februari 2019 17:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Kios game Playstation (PS) milik Mei Ardiyanto, 30, di Dukuh Tirtomulyo RT 007, Desa Bendo, Sukodono, Sragen, dibobol maling, Sabtu (23/2/2019).

Pencuri menguras isi kios milik warga Dukuh Harjosari RT 002, Desa Majenang, Sukodono, itu hingga mengakibatkan kerugian Rp44 juta.

Kapolsek Sukodono AKP Bambang Erwadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Sabtu sore, mengatakan peristiwa tersebut tukang cukur, Munah, 27, warga Madura, yang sehari-hari bekerja di samping kios PS tersebut.

Munah menemukan gembok saat membuka kiosnya. Munah kemudian memberi tahu Agus Saputra, 20, warga Bangkungan RT 013, Desa Jatitengah, Sukodono. Kedua orang itu kemudian mengecek kios PS itu dan ternyata kios itu sudah terbuka.

“Mereka sempat melihat kondisi di dalam kios dan ternyata barang-barang di dalam kios sudah hilang. Atas kejadian itu mereka menghubungi pemilik kios. Setelah dicek korban ternyata banyak barang yang hilang,” ujar Bambang.

Barang yang hilang itu yakni tujuh unit televisi LG 32 inci, dua unit televisi merek Aqua 40 inci, tujuh unit Sony Playstation (PS) 3 , satu unit Sony PS 4, 16 unit stik PS 3, dan dua stik PS 4. Total kerugian Rp44 juta.

Kapolsek menjelaskan setelah mendapat laporan peristiwa itu tim unit Reskrim langsung mendatangi lokasi dan menyita gembok sebagai barang bukti. Selain itu Kapolsek juga meminta keterangan saksi-saksi. “Pelakunya masih dalam penyelidikan,” katanya.