27 Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tumbang di Bayat Klaten

Ilustrasi Angin Ribut (Solopos - Whisnupaksa)
24 Februari 2019 19:15 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Angin kencang yang menerjang wilayah Kecamatan Bayat, Klaten, Jumat (22/2/2019) petang, membuat puluhan pohon tumbang dan sekitar 27 rumah rusak.,Total kerugian akibat kejadian itu ditaksir puluhan juta rupiah.

Berdasarkan data hasil dari BPBD Klaten, kerusakan akibat pohon tumbang mayoritas terjadi di wilayah Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat. Di desa tersebut, ada 24 rumah yang rusak dari tingkat ringan hingga berat.

Kerusakan akibat pohon tumbang juga menimpa satu rumah di Desa Nengahan dan dua rumah di Desa Beluk. Hujan yang mengguyur pada Jumat sore juga menyebabkan debit air Kali Jaran meningkat.

Akibatnya, tanggul sepanjang 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 4 meter di sungai Desa Nanggulan, Kecamatan Cawas, jebol. Jebolnya tanggul nonpermanen membuat tanaman padi berumur dua bulan tertutup material.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, mengatakan pohon tumbang yang menimpa rumah serta merusak jaringan listrik sudah ditangani. BPBD juga sudah melakukan pendataan dampak peristiwa tersebut.

Dari asesmen sementara, BPBD mencatat total kerugian akibat pohon tumbang yang menimpa rumah mencapai Rp94,5 juta. “Untuk korban jiwa tidak ada. Penanganan pohon tumbang sudah selesai Sabtu [23/2/2019],” kata Haris saat dihubungi Solopos.com, Minggu (24/2/2019).

Sementara untuk penanganan tanggul jebol BPBD Klaten sudah mengirimkan 500 karung pasir dan logistik untuk gotong royong penanganan darurat. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) juga sudah mengirimkan bantuan 300 karung pasir. Hingga Minggu, warga masih bergotong royong menambal tanggul jebol.