Pria Ini Sayat Temannya di Wonogiri Pakai Pisau Cutter Gara-Gara Cemburu

Pardi, warga Sukoharjo, diperiksa di Mapolsek Selogiri, setelah menganiaya temannya, Eko Sunarno, di Nambangan, Selogiri, Wonogiri, Jumat (22/2/2019). (Istimewa - Humas Polres Wonogiri)
24 Februari 2019 18:35 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang juru parkir (jukir) tempat karaoke di Wonogiri, Pardi, warga Sukoharjo, nekat menganiaya temannya, Eko Sunarno, 52, warga Nangger RT 006/RW 005, Nambangan, Selogiri, Wonogiri, menggunakan pisau cutter.

Akibatnya, Eko mengalami luka sayat di lengan kiri dan kepala. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (22/2/2019) pukul 15.00 WIB itu diduga dipicu rasa cemburu Pardi kepada Eko yang dianggap telah mengganggu istri Pardi.

Kapolsek Selogiri, AKP Dirodo, kepada Solopos.com, Minggu (24/2/2019), mengatakan awalnya Pardi datang ke rumah Eko untuk mengambil Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) miliknya yang digadaikannya kepada Eko.

Jukir di salah satu tempat karaoke di Sukoharjo itu ke rumah Eko diantarkan temannya. Sesampainya di rumah Eko dia melihat ada sepeda motor istrinya. Setelah itu dia langsung masuk ke rumah Eko dan mendapati istrinya, Heni, bersama Eko.

Melihat hal itu Pardi diduga langsung cemburu. Kemudian dia mengambil pisau cutter di jok sepeda motor istrinya. Pardi sudah hafal di jok sepeda motor istrinya terdapat pisau cutter.

Setelah itu dia kembali masuk rumah. Pardi dan Eko terlibat cekcok dan akhirnya berkelahi. Eko mengalami luka sayat di lengan kiri dan kepala. Beruntung, dia bisa menyelamatkan diri.

Dua warga yang hendak melerai ikut diserang oleh Pardi. Namun, keduanya dapat menyelamatkan diri. Mereka lalu meminta tolong warga lain. Saat warga berdatangan, Pardi pergi bersama istrinya menggunakan sepeda motor istrinya.

Setelah mendapat laporan, polisi menangkap Pardi di kampungnya, Sukoharjo RT 003/RW 002, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo. Hingga berita ini ditulis belum diketahui keperluan istri Pardi berada di rumah Eko.

“Kami masih memeriksa pelaku dan akan meminta keterangan semua saksi terkait, termasuk korban,” kata Kapolsek mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati.

Eko hingga Minggu masih menjalani perawatan di rumah sakit. Awalnya dia dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Nambangan. Namun, dia kemudian dirujuk ke RSUD dr. Moewardi, Solo, karena membutuhkan penanganan lebih lanjut.