Penumpang Bus Jurusan Lampung-Bali Meninggal di Sragen

Kapolsek Masaran AKP Agus Jumadi menyaksikan proses evakuasi jenazah dari RS PKU Muhammadiyah Masaran, Sragen, ke ambulans untuk dibawa ke Bali, Minggu (24/2/2019). (Istimewa - Polres Sragen)
25 Februari 2019 15:40 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang penumpang bus jurusan Lampung-Bali, Gede Suarjana, 42, warga Gesing, Banjar, Buleleng, Bali, meninggal dunia 30 menit setelah dirawat di RS PKU Muhammadiyah, Masaran, Sragen, Minggu (24/2/2019). 

Warga Bali tersebut meninggal dunia diduga lantaran penyakit tipes disertai jantung. Kapolsek Masaran AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Senin (25/2/2019), mengatakan Gede Suarjana adalah penumpang bus Mukhlis Jaya berpelat nomor AG 7005 UV jurusan Lampung-Bali.

Gede saat itu dalam perjalanan pulang ke Bali seusai mengunjungi keluarganya di Lampung. Bus yang dikemudikan Gede Suka Laksana, 38, warga Lampung Tengah, Lampung, itu sempat berhenti di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Putukrejo, Krikilan, Masaran.

“Saat di bus itu korban mengeluh badannya sakit. Oleh sopir bus, korban dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Masaran yang jaraknya sekitar 100 meter dari SPBU. Korban menjalani perawatan di ruang observasi selama 30 menit kemudian dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kapolsek.

Setelah peristiwa tersebut, dua dokter RS PKU Muhammadiyah Masaran bersama Tim Identifikasi Polres Sragen melakukan pemeriksaan luar dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dia menjelaskan dari keterangan sopir bus, korban mengeluh sakit saat hendak pulang ke Bali. 

"Korban diduga sakit tipes dan jantung. Korban diserahkan kepada keluarga. Keluarga keberatan jenazah korban diautopsi,” ujarnya.