Pemesanan Tiket KA Lebaran Masih Sepi, Waspadai Lonjakan Pada Tanggal Ini

Antrean pemesan tiket kereta api di Stasiun Senen, Jakarta. (Bisnis/Abdullah Azzam)
26 Februari 2019 12:40 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Penjualan tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran 2019 pada hari pertama (H-90), Senin (25/2/2019), belum terlalu signifikan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuka layanan ini pada Senin mulai pukul 00.00 WIB.

Pada hari pertama itu PT KAI mulai melayani penjualan atau pemesanan tiket untuk keberangkatan 26 Mei 2019 (H-10 Lebaran). Animo masyarakat membeli tiket KA mudik Lebaran ini diprediksi melejit pada Sabtu (2/3/2019) untuk keberangkatan H-5 atau 31 Mei 2019.

Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto, mengatakan pada hari pertama dibukanya layanan pemesanan tiket Lebaran terpantau baru terjual sekitar 20% untuk kereta api tujuan akhir Kota Solo.

“Tiket untuk KA tujuan akhir Solo tersedia sekitar 2.000 seat per harinya. Kami pantau sudah 20% yang terjual [untuk H-10]. Ini untuk KA reguler rute Jakarta-Solo dan Bandung-Solo,” paparnya kepada wartawan, Senin.

Suharyanto memaparkan KA reguler yang dengan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan dilayani lima rangkaian KA, yakni Lodaya Pagi, Lodaya Malam (Solo-Bandung PP), Argo Lawu, Argo Dwipangga, dan Senja Utama (Solo-Jakarta PP).

KA Lodaya Pagi dan Lodaya Malam masing-masing terdiri dari empat gerbong eksekutif dengan 50 seat per gerbong dan empat gerbong kelas ekonomi dengan 80 seat per gerbong. Total tempat duduk untuk rute Bandung-Solo sebanyak 1.040 seat.

Sedangkan rute Jakarta-Solo, dilayani KA Argo Lawu dan KA Argo Dwipangga masing-masing terdiri dari sembilan gerbong kelas eksekutif dengan 50 seat per gerbong. Sementara KA Senja Utama Solo terdiri dari empat gerbong eksekutif dan empat gerbong kelas ekonomi. Total tempat duduk untuk rute ini sekitar 1.420 seat.

Pantauan Solopos.com, Senin malam, harga tiket KA Jakarta-Solo untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 26 Mei 2019 melalui aplikasi KAI Access maupun online travel agent (OTA) Traveloka, yakni KA Argo Dwipangga dan KA Argo Lawu dibanderol Rp570.000.

Sementara untuk rute Bandung-Solo pada keberangkatan hari yang sama, untuk KA Lodaya Pagi kelas eksekutif dijual dengan harga Rp460.000 dan Rp320.000 untuk ekonomi. Sedangkan untuk Lodaya Malam kelas eksekutif Rp460.000 dan Rp225.000 untuk ekonomi.

“Kami mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket KA secara online agar tak terjadi penumpukan antrean di loket stasiun. PT KAI juga sudah membuka layanan pemesanan tiket untuk Lebaran sehingga masyarakat bisa jauh-jauh hari merencanakan perjalanan mudiknya,” imbuhnya.

Selain itu, dia menambahkan tiket yang dijual saat ini untuk KA reguler, sementara KA tambahan bisa dipesan sekitar H-7 Lebaran. Untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan tiket via daring, dia mengoptimalkan database sistem ticketing serta penambahan application server dan bandwidth Internet dua kali lipat dibanding hari biasa.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan pelayanan penjualan tiket masa angkutan lebaran 2019 untuk periode keberangkatan 26 Mei 2019 sampai 16 Juni 2019, pemesanan dilayani mulai 25 Februari 2019 hingga 18 Maret 2019.

“Ketentuan pelayanan pemesanan tiket diatur, yakni pemesanan 24 jam dilayani melalui aplikasi KAI Access, website kereta api, contact center 121, dan channel eksternal atau mitra penjualan perusahaan. Selain itu, loket reservasi stasiun melayani pemesanan mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB, kecuali Stasiun Yogyakarta pukul 08.30 WIB-pukul 16.00 WIB,” paparnya.

Eko menambahkan layanan vending machine stasiun ditutup selama periode pemesanan tiket masa angkutan lebaran tersebut mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB pada hari berikutnya. Sedangkan petugas loket hari H (go show) yang berdinas pada pukul 00.00 WIB-09.00 WIB tidak diperbolehkan melayani ubah jadwal tiket keberangkatan sebelum 26 Mei 2019 menjadi tiket keberangkatan periode Lebaran 2019.