24 Cakades di 5 Desa Klaten Harus Ikuti Tes

ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos/Whisnu Paksa)
27 Februari 2019 14:15 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Sebanyak 24 calon kepala desa (cakades) di lima desa Kabupaten Klaten bakal mengikuti tes tertulis di Kabupaten Bersinar, Sabtu (2/3/2019). Puluhan cakades itu harus mengikuti tes karena memperoleh nilai sama pada tahap scoring di masing-masing desa.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, ada 270 desa di Klaten yang akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) gelombang II 2019, Rabu (13/3/2019) mendatang. Masing-masing desa sudah membuka pendaftaran cakades, Kamis-Selasa (17-22/1/2019).

Semula jumlah cakades yang mendaftarkan di 270 desa itu mencapai 870 orang. Sesuai Perbup No. 41/2018 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Kades, jumlah cakades di masing-masing desa minimal dua orang dan maksimal lima orang.

Desa yang jumlah cakadesnya lebih dari lima orang bakal dikerucutkan menjadi lima orang. Penentuan peringkat didasarkan tiga variabel, yakni pengalaman kerja di lembaga pemerintahan, tingkat pendidikan, dan usia. Jika ada yang nilainya sama dan belum mengerucut ke lima orang, panitia pilkades menggelar ujian tertulis.

“Kami sudah melakukan tahapan scoring [hasilnya diumumkan pada Rabu (13/2/2019)]. Dari hasil scoring itu, ada beberapa cakades yang memiliki nilai sama di posisi nilai terendah sehingga perlu dilakukan ujian tertulis untuk mengerucutkan menjadi lima cakades di setiap desa," jelas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekminto, saat ditemui wartawan di sela-sela pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Lapangan Desa Kecemen, Kecamatan Manisrenggo, Selasa (26/2/2019).

Setelah ditotal, jumlah cakades yang harus mengikuti tes tertulis ada 24 orang. Tes akan dilaksanakan Sabtu (2/3/2019) namun lokasinya masih dibahas.

Ronny Roekminto mengatakan masing-masing desa yang menggelar tes tertulis itu, yakni Desa Ngerangan (Bayat), Jotangan (Bayat), Padas (Karanganom), Ngemplak (Kalikotes), Gedongjetis (Tulung). Pelaksanaan tes tertulis menggandeng pihak ketiga, yakni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja.

“Tes tertulis terdiri atas 100 soal [opsional] selama 120 menit. Begitu selesai dikerjakan, hasil langsung diumumkan,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Jaka Purwanto, mengatakan tahapan selanjutnya setelah tes tertulis adalah penetapan pada Senin (4/3/2019). Kemudian seluruh cakades mengikuti deklarasi damai di GOR Gelarsena Klaten, Selasa (5/3/2019).

“Sebanyak 24 cakades yang mengikuti tes tertulis itu akan dicoret berapa orang, saya juga belum tahu. Soalnya, kebutuhan memenuhi kuota cakades berbeda-beda [maksimal lima orang]. Kita tunggu saja nanti hasilnya,” katanya.