Dua Sekolah di Solo Ini Adakan Ekstrakurikuler Robotika

Ilustrasi siswa merakit dan mengendalikan robot. (Dok)
01 Maret 2019 13:24 WIB Agnes Yustin Roswita Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Sejumlah sekolah di Solo mengadakan ekstrakurikuler robotika seiring majunya perkembangan Revolusi Industri 4.0. Dua di antaranya adalah SMP Islam Al Abidin Solo dan MAN 1 Solo.

Salah satu contohnya adalah SMP Islam Al Abidin Solo. Sekolah yang terletak di Jl. Tarumanegara No. 3, Banyuanyar, Banjarsari, Solo, itu telah memulai ekstrakurikuler robotika sejak akhir 2017 lalu. Ekstrakurikuler tersebut dijadwalkan sepekan sekali yakni setiap Sabtu pukul 08.00 WIB.

“Ini kan program STEM [Science, Technology, Electronic, and Mathematics], salah satu program dari Revolusi Industri 4.0. Oleh sebab itu kami bekerja sama dengan Lembaga Robota Solo untuk mengenalkan para siswa dengan teknologi yang semakin canggih,” kata Kepala SMP Islam Al Abidin Solo Arif Hidayat kepada Solopos.com, belum lama ini.

Menurut Arif, kendala pengadaan ekstrakurikuler tersebut adalah mahalnya alat-alat perakitan robotika. Para siswa yang bergabung dalam kegiatan itu diwajibkan membayar Rp80.000. Harga tersebut untuk dua ekstrakurikuler. Kebanyakan dari 30-an peserta mengambil ekstrakurikuriler yang bersifat olahraga seperti taekwondo, basket, dan futsal.

“Kalau lomba-lomba, kami hanya masuk sampai 5-10 besar. Terakhir lomba robotika di Atma Jaya Yogyakarta, tim robotika kami masuk 10 besar, mewakili Kota Solo,” kata Arif Hidayat.

Sedikit berbeda dari SMP Islam Al Abidin, MAN 1 Solo memilih para anggota ekstrakurikuler robotika dengan seleksi. Sekolah yang terletak di Jl. Sumpah Pemuda No 25, Kadipiro, Banjarsari, Solo itu menyeleksi para anggota dengan tujuan pemantapan para siswa terkait kecintaan mereka pada dunia robotika.

“Kami mendorong para pelajar lebih akrab dengan teknologi modern. Kami lebih menekankan hubungan keagamaan dengan majunya ilmu sains seperti teknologi,” kata Kepala MAN 1, Slamet Budiyono.

MAN 1 Solo juga telah menjuarai lomba robotika tingkat nasional selama dua kali sejak tahun 2018. Ekstrakurikuler tersebut diadakan sepekan sekali, yakni setiap Jumat siang.