Kenangan Indah Warganet tentang RSIS Pabelan

Pengendara motor melintas di dekat kawasan Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS) di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (19/2 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
02 Maret 2019 08:00 WIB Chelin Indra Sushmita Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO – Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS) di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, yang tutup sejak Juli 2018 segera beroperasi kembali. Kompleks bangunan RSIS yeng terlantar selama berbulan-bulan tersebut sangat memprihatinkan.

Sekitar tujuh bulan terakhir, tidak ada aktivitas apapun di RS yang pernah menjadi primadona di kawasan barat Kota Solo itu. RS tersebut tutup akibat konflik internal. Penutupan RS tersebut menuai beragam komentar warganet.

Netizen yang memiliki kisah menarik dan kenangan tentang RSIS memberikan komentar di foto unggahan di akun Instagram @solopos_com, Kamis (28/2/2019). "Konflik internal di RSIS Solo akhhirnya menemukan titik terang. Begini kondisi RSIS yang sudah tujuh bulan tutup," demikian keterangan foto yang tertulis di akun Instagram @solopos_com, yang dibagikan ulang @jelajahsolo, Jumat (1/3/2019).

"Padahal rumah sakit favorit. Semoga segera beroperasi kembali. Jangan lupa hak karyawan jangan sampai dikesampingkan hlo iki jon, wkwkwkw," komentar @fadhilaa24.

"Sedih lihatnya, pas kuliah di UMS aku sering berobat ke situ. Semoga segera terselesaikan masalahnya, amin," sambung @lestarisripuji.

"Tempat aku dulu pernah bekerja dan belajar agama dan banyak hal. Semoga cepat berjaya, semangat teman-teman," imbuh @andycesper.

"Amin ya rabb. Sangat kehilangan dengan kejadian ini, 29 tahun lamanya ayah kami bekerja di Yarsis, mulai dari Yarsis masih sangat kecil. Masih ingat sekali saat itu saya usia 5 tahun. Setiap Ahad pagi seluruh karyawan diwajibkan ikut pengajian pagi di masjid. Dan saya tidak pernah absen dari kegiatan itu karena selalu ngintil ayah saya. Waktu itu jalan masih tanah, seperti lapangan. Proses demi proses sampai dengan semegah ini. Dan di saat Yarsis berkembang pesat, tiba-tiba ada kejadian yang tidak diinginkan. Ya Allah, saya cuma anak karyawan Yarsis rasanya terpukul. Semoga akan ada sepercik cahaya setelah ini dan semoga Allah mengangkat keterpurukan ini," terang @nannda_mustikaa.

"RS penuh kenangan. Di situ aku dilahirkan," imbuh @safitri.meila.

"Kalau pas lewat depan RSIS sedih lihatnya. Dulu ramai. Masjidnya enggak pernah dipakai. Tempat almarhum papa terakhir dirawat sama dokter dan perawat yang ramah-ramah," lanjut @dyahkurniawati.

Diberitakan sebelumnya, Yayasan Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis) di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, segera mengurus izin operasional RSIS setelah karyawan membuka segel pintu gerbang rumah sakit tersebut, Selasa (26/2/2019).

Ketua Pengawas Yarsis, M. As'ad, optimistis RSIS bakal kembali beroperasi dalam waktu dekat. Dia bakal mengurus izin operasional rumah sakit sembari menunggu hasil pengecekan peralatan medis. As’ad ingin mengembalikan pamor RSIS yang menjadi primadona masyarakat untuk berobat di wilayah satelit Solo.