Tebing Longsor Ganggu Akses Jalan Matesih-Jumantono Karanganyar

Anggota BPBD Karanganyar, sukarelawan, warga, TNI/Polri bekerja bakti membersihkan bekas tanah longsor di Jumantono, Minggu (3/3/2019). (Istimewa - BPBD Karanganyar)
03 Maret 2019 16:40 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Jalan penghubung antarkecamatan Matesih dengan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, tertutup akibat tebing longsor, Sabtu (2/3/2019). Longsor terjadi pukul 17.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Informasi yang dihimpun Solopos.com, tebing yang longsor itu milik warga Dusun Temulus, RT 001/RW 013, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono, Karyo Diono, 75.

Hujan deras selama beberapa jam membuat tanah dan rumpun bambu longsor hingga menutup jalan. Sejumlah sukarelawan di Kabupaten Karanganyar, BPBD Karanganyar, TNI, Polri, dan warga sekitar berupaya mengamankan lokasi kejadian.

Mereka bekerja bakti untuk membuka kembali akses jalan yang tertimbun bekas tanah longsor dan rumpun bambu. Kerja bakti pada Minggu (3/3/2019) dimulai pukul 06.30 WIB hingga selesai. Sukarelawan di Kabupaten Karanganyar, BPBD Karanganyar, warga sekitar, anggota TNI, dan Polri bekerja bakti.

"Jalan menuju lokasi tanah longsor ditutup sementara waktu hingga kerja bakti rampung. Koordinasi dengan PLN memutus aliran listrik di sekitar lokasi. Bekas tanah longsor disingkirkan dengan membendung dan mengalirkan air sungai ke jalan," kata Paur Humas Polres Karanganyar, Ipda Sutrisno, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Pembersihan dilakukan secara manual maupun menggunakan alat berat untuk menyingkirkan rumpun pohon bambu yang menutup jalan. Kerja bakti juga menyasar pohon di sekitar lokasi tanah longsor yang terlalu tinggi dan rimbun.

Kerja bakti rampung pada Minggu siang dan jalan dapat kembali dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.