Koleksi Buku Perpustakaan Keliling di Solo Bagus, Penataannya yang Kurang Maksimal

Ilustrasi perpustakaan keliling di Solo. (Dok)
04 Maret 2019 16:19 WIB Tamara Geraldine Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Warga yang merupakan pengunjung area car free day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, Solo, menilai koleksi perpustakaan keliling milik Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Solo bagus sehingga banyak yang berminat. Namun, mereka mengeluhkan penataan buku yang tak maksimal.

Pengunjung area CFD Jl. Slamet Riyadi yang merupakan mahasiswa Universitas Sebelas Maret Solo, Laksamana Kurniawan, 22, mengatakan ribuan buku di mobil perpustakaan keliling kurang tertata. Dia kesulitan mencari buku sesuai keinginan.

Laksamana menceritakan buku-buku di perpustakaan keliling belum dikelompokkan berdasarkan tema. ”Saya berniat mencari buku tentang keperawatan di mobil perpustakaan keliling. Saya sempat menemukan buku tentang kesehatan di salah satu bagian rak, namun ternyata bukan soal keperawatan. Saya kira buku keperawatan tidak jauh dari buku tersebut, ternyata ada di bagian rak lain,” kata Laksamana kepada Solopos.com, Minggu (3/3/2019).

Meski sempat kesulitan menemukan buku yang diinginkan, Laksamana mengapresiasi koleksi Kantor Arpusda di mobil perpustakaan keliling yang cukup lengkap. Kantor Arpusda berhasil meningkatkan minat baca warga.

Dia melihat cukup banyak pengunjung area CFD yang menghampiri perpustakaan keliling. ”Koleksi buku di perpustakaan keliling tinggal ditata. Banyak kok warga yang tertarik membaca di sekitar mobil perpustakaan keliling. Saya berharap koleksi buku semakin tertata mengingat pengunjung [CFD] tidak memiliki waktu banyak seperti saat di gedung perpustakaan. Sayang kalau waktu pengunjung habis hanya untuk mencari buku, bukan membaca buku,” kata dia.

Pengunjung area CFD lainnya, Caca Anggun, 19, juga menilai penataan buku di mobil perpustakaan keliling kurang optimal. Koleksi buku idealnya dipisahkan sesuai tema atau bidang.

Caca berharap Kantor Arpusda menyediakan buku ringan atau nonfiksi lebih banyak ketimbang buku fiksi atau ilmiah. ”Mobil perpustakaan keliling memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Bukan hanya jalan-jalan, pengunjung area CFD bisa sekaligus mengisi waktu luang dengan membaca buku. Setahu saya perpustakaan keliling juga tersedia di Taman Balekambang,” ujar Caca.

Saat dimintai konfirmasi, pustakawan Kantor Arpusda Solo yang menjaga mobil perpustakaan keliling di area CFD Jl. Slamet Riyadi, Kurniawati, mengakui penataan buku kurang optimal. Petugas membutuhkan waktu cukup lama untuk menata kembali buku sesuai tema atau kelompok. Sedangkan mobil perpustakaan keliling harus berpindah-pindah dengan cepat.

”Seharusnya koleksi buku memang terus ditata. Namun, kami terus berpindah-pindah dari lokasi satu ke lokasi lainnya. Setibanya di tempat baru, buku di perpustakaan keliling kembali diambil atau dipinjam warga. Kami hanya minta warga mengembalikan buku di lokasi semula. Jadi ada kerja sama,” ujar dia.