Satu Perampok Sopir Taksi Kosti di Sukoharjo Tertangkap

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi (kedua dari kanan), berbincang dengan sopir taksi Kosti Solo, Sumarno, yang menjadi korban percobaan perampokan di RS dr. Oen, Solo Baru, Rabu (6/2/2019). (Solopos - Bony Eko Wicaksono)
04 Maret 2019 15:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Salah satu perampok sopir taksi Kosti di kawasan pusat bisnis 1 Sektor 3 Blok JC, Jalan Paris 2 Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, tertangkap.

Namun demikian, polisi belum mengungkap identitas pelaku yang sudah tertangkap tersebut. Polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang terlibat pada perampokan Minggu (3/2/2019) malam lalu.

Sebagaimana diinformasikan, perampokan terhadap sopir taksi Kosti bernama Sumarno, 40, warga RT 001/RW 001 Desa Kenokorejo, Polokarto, Sukoharjo, itu dilakukan dua orang, pria dan wanita. Si pria berumur sekitar 30 tahun sementara yang wanita masih anak baru gede (ABG).

Akibat aksi perampokan itu, Sumarno mengalami luka sayatan pisau cutter di beberapa bagian tubuhnya. Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan identitas pelaku terungkap setelah jajarannya melakukan upaya penulusuran.

Namun demikian, Kapolres belum mau membeberkan lebih banyak terkait penangkapan pelaku tersebut. "Sudah ada satu pelaku yang berhasil kami amankan. Ini [penangkapan] hasil kerja keras tim Satreskrim. Sekarang kami masih memburu satu pelaku lainnya," kata Kapolres kepada wartawan, Senin (4/3/2019).

Kapolres berjanji mengungkap identitas pelaku dalam waktu dekat. Penangkapan pelaku bukanlah hal yang mudah. Polisi memastikan posisi pelaku dari potongan kamera CCTV yang berhasil diperoleh tim penyidik.

Bahkan Polres menggandeng tim teknologi informasi dari Polda Jawa Tengah guna mengungkap identitas pelaku. Selain potongan rekaman kamera CCTV, polisi menemukan barang bukti berupa kerudung dan jaket yang diduga milik pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres memastikan pelaku perempuan sebelumnya mengenakan kerudung saat melakukan aksinya. Namun, setelah kejadian, pelaku membuang kerudung dan jaketnya. Kerudung dan jaket tersebut ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu polisi juga menemukan lakban yang digunakan pelaku untuk membekap mulut korban. "Motifnya ini murni perampokan dan ini kami sedang memburu satu pelaku lain," kata dia.

Sementara itu, Sumarno mengaku belum mendapatkan kabar ihwal penangkapan salah satu pelaku perampokan terhadap dirinya. "Belum ada kabar pelakunya ditangkap. Saya hanya berharap pelaku ini mendapatkan hukuman setimpal," katanya.

Saat kejadian tersebut, Sumarno mengendarai taksi Kosti nomor 114 berpelat nomor AD 1022 DA di sekitar kawasan Solo Baru. Dia menerima order penumpang di sebelah timur Hotel Brother Inn menuju sekitar belakang Hotel Fave, Solo Baru.

Penumpang taksi terdiri atas laki-laki berusia sekitar 30 tahun dan perempuan ABG duduk di samping sopir. Sementara pelaku laki-laki duduk di jok tengah di belakang sopir. Setiba di lokasi kejadian, pelaku laki-laki langsung menjerat leher korban dengan kabel.

Sedangkan pelaku wanita mengeluarkan pisau cutter dari sakunya. Pelaku langsung menyayat tangan korban yang berusaha sekuat tenaga melepas jeratan kabel.

Sumarno sempat melakukan perlawanan dengan merebut pisau cutter dari tangan pelaku wanita. Bahkan, dia sempat mematahkan pisau cutter saat terjadi pergumulan di dalam mobil.

Sumarno lantas membuka pintu dan menendang si perempuan keluar mobil. Dia kemudian menghubungi petugas operator taksi Kosti Solo ihwal kejadian itu.