Maling Gasak Rp307,45 Juta Dari Kantor Perusahaan Distribusi Barang di Sragen

Dua orang personel Unit Reskrim Polsek Masaran, Sragen, melakukan olah kejadian perkara di jendela Lantai II yang diduga sebagai akses masuk oleh pencuri di PT K33 Cabang Sragen di Masaran, Sragen, Senin (4/3/2019). (Istimewa - Polsek Masaran)
04 Maret 2019 20:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Perusahaan distribusi barang di Dukuh Rejosari, Desa Jati, Masaran, Sragen, PT K33 Distribusi Cabang Sragen, dibobol maling, Senin (4/3/2010). Uang hasil transaksi penjualan selama Jumat-Sabtu (1-2/3/2019) senilai Rp307.450.667 raib.

Kapolsek Masaran AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Senin petang, mengatakan aksi pencurian tersebut diketahui pada Senin pagi pukul 18.15 WIB. Peristiwa tersebut dilaporkan Supervisor Administrasi PT K33 Distribusi Cabang Sragen Ginanjar Sukoraharjo, 30, yang juga warga Laweyan, Solo, ke Mapolsek Masaran.

Kapolsek mengatakan berdasarkan laporan itu tim Unit Reskrim Polsek Masaran langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah kejadian perkara. Agus menjelaskan pagi itu salah satu karyawan perusahaan tersebut, Niken Hanyuning Ardiyanti, 36, warga Plumbungan, Karangmalang, Sragen, masuk kerja dan membuka pintu ruang kasir penyimpanan uang.

Niken hendak mengecek uang hasil transaksi penjualan di laci penyimpanan uang dan rak lemari. “Ternyata uang yang di dalam laci sudah tak ada saat dicek saksi [Niken]. Atas kejadian tersebut saksi memberi tahu pimpinannya, Ginanjar. Kemudian korban melapor ke Polsek Masaran,” katanya.

Kapolsek menjelaskan dari hasil olah kejadian perkara pelaku diduga masuk ke dalam ruang kasir lewat pagar kemudian masuk ke lewat jendela lantai II karena jendela itu tidak terkunci.

“Pencuri tak hanya mengambil uang Rp307 jutaan itu tetapi juga mengambil rekaman kamera CCTV [closed circuit television]. Oleh karenanya kami tidak bisa membuka rekaman CCTV itu,” ujar Agus.

Dia menjelaskan uang itu biasanya disimpan di bank. Namun pada Sabtu bank tutup sehingga uang disimpan di laci kantor. “Tidak ada petugas satpam tetapi hanya penjaga malam yang datang sekitar pukul 21.00 WIB. Kami masih menyelidiki kasus tersebut,” ujarnya.