Petani Lele Pengkol Sragen Masuk Rumah Sakit Setelah Tabrak Pohon Tumbang

Slamet, 43, petani bibit lele asal Dukuh/Desa Pengkol, RT 016, Tanon, Sragen, terbaring di ranjang RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dalam kondisi wajah lebam karena kecelakaan, Selasa (5/3/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
05 Maret 2019 15:45 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang petani bibit lele asal Dukuh/Desa Pengkol RT 016, Tanon, Sragen, Slamet, 43, menabrak pohon trembesi yang mendadak tumbang di Jl. R. Supratman, Kelurahan Karangtengah, Sragen Kota, Sragen, Selasa (5/3/2019) pukul 05.00 WIB.

Akibatnya Slamet mengalami luka-luka pada bagian dahi kiri, hidung, mulut, dan lebam di kepala bagian belakang. Saat ini, Slamet menjalani rawat inap di Bangsal Mawar Nomor 5 RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Hingga pukul 13.00 WIB, Slamet belum bisa diajak berkomunikasi. Darah kering masih menempel di mulutnya dan dahi kiri diperban.

“Belum bisa bicara. Tadi hanya mengeluh kesakitan. Habis itu tertidur. Saya tidak tahu kejadiannya. Saya diberi tahu Mas Slamet di RSUD pukul 09.00 WIB. Saya tahunya sudah di RSUD,” ujar istri Slamet, Parinem, 30, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa siang.

Parinem mengatakan suaminya pamit dari rumah ke Solo sejak Senin (4/3/2019) sore. Setelah itu tidak ada kabar. Parinem sempat kaget setelah mendapat kabar suaminya di RSUD. “Saya tidak tahu kok bisa kecelakaan di Karangtengah karena pamitnya jual bibit lele ke Solo,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, mengatakan peristiwa pohon tumbang itu sempat dilaporkan ke BPBD pada pukul 05.30 WIB. Sugeng mengerahkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Dia menduga pohon trembesi itu tumbang karena akarnya rapuh. "Pohon tumbang itu mengakibatkan seorang pengendara motor mengalami kecelakaan. Warga Pengkol itu melintas saat pohon tumbang secara mendadak. Korban langsung dilarikan ke RSUD Sragen. Pohon berhasil dievakuasi pada pukul 06.00 WIB. Kerugian material akibat kejadian itu Rp300.000,” ujarnya.

Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan kasus kecelakaan pohon tumbang itu ditangani Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen.