Padamkan Kebakaran Gudang Danukusuman Solo, Damkar Terhambat Listrik PLN

Kebakaran melanda bangunan gudang snack di Jl Dewi Sartika, Danukusuman, Serangan, Solo, Rabu (6/3 - 2019) malam. (Solopos/Ferri Setiawan)
06 Maret 2019 23:17 WIB Candra Mantovani, Adib Muttaqin Asfar Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kebakaran yang melanda bangunan rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai gudang snack di Danukusuman, Serengan, Solo, pada Rabu (6/3/2019) malam, diduga disebabkan hubungan arus pendek listrik (korsleting). Hingga pukul 22.46 WIB, proses pemadaman api oleh awak pemadam kebakaran (damkar) Solo dan Sukoharjo masih berlangsung.

Pemadaman api sempat mengalami kendala. Petugas nozzleman Damkar Solo, Ari Dareksman, mengatakan bahwa kendala utama proses pemadaman adalah masih adanya arus listrik yang belum dipadamkan oleh PLN. Padahal, petugas Damkar saat itu sudah tiba di lokasi kebakaran.

"Kita datang PLN, listrik masih menyala. Itu kendala paling utama sebetulnya bagi kami. Kalau penyebabnya [kebakaran] belum tahu pasti. Tapi yang jelas [kendala] paling utama adalah PLN [memutus arus listrik], kita nunggu terlalu lama," kata Ari, Rabu malam.

Proses pemadaman juga terhambat oleh pintu berlapis di bangunan itu. Untuk bisa masuk ke dalam bangunan, petugas sempat mengalami kesulitan dalam mendobrak pintu tersebut.

Untuk memadamkan api, Damkar Solo mengerahkan delapan mobil damkar ke lokasi. Selain itu, Damkar Solo juga meminta bantuan Damkar Sukoharjo yang mengirimkan dua mobil damkar. Saat ini petugas fokus melakukan evakuasi dan mencegah api merambat ke gedung disebelah.

"Pintu berlapis juga menjadi kendala dalam evakuasi. Untuk penyebab belum kami ketahui. Untuk saat ini belum ada korban. Ada tiga gudang yang menjadi terbakar. Untuk saat ini kami mengutamakan melakukan pencegahan agar api tidak menjalar," ujar Ari.

Seorang warga setempat bernama Agustinus mengatakan bahwa kebakaran diketahui warga sejak pukul 19.30 WIB. Penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik yang berasal dari rumah kosong di sebelah kanan gudang snack tersebut. Sekitar pukul 20.30 WIB Agustinus mendengar suara ledakan dari sumber kebakaran.

"Iya ini kebakaran kemungkinan disebabkan korsleting. Dari rumah sebelah. Itu kan rumah kosong. Kemungkinan dari situ," bebernya di lokasi.