1 Peserta Lelang Jabatan Kepala Dinas Sosial Boyolali Mengundurkan Diri

Ketua Pansel, Anwar Hamdani. (dok)
06 Maret 2019 04:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Peserta seleksi terbuka tiga jabatan eselon II Boyolali mengikuti uji kompetensi di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BP2KD) Boyolali, Senin dan Selasa (4-5/3/2019).

Dari 17 peserta yang seharusnya mengikuti uji tersebut, hanya 16 yang datang karena satu peserta telah mengundurkan diri, yakni peserta seleksi posisi Kepala Dinas Sosial.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Promosi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Boyolali, Anwar Hamdani, menginformasikan satu peserta yang mengundurkan diri adalah Hendrayanto B.L, yang saat ini menjabat Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Boyolali.

Saat dimintai konfirmasi, Hendrayanto mengatakan dia harus mundur dari seleksi karena pada hari yang bersamaan dengan uji kompetensi, dia harus melaksanakan tugas lain ke Jakarta. "Ya, karena ada tugas lain ke Jakarta. Waktunya bersamaan, [kebetulan] dari Sekretariat DPRD personelnya sudah habis dibagi [tugas]," kata Hendrayanto. 

Dalam uji kompetensi ini pansel bekerja sama dengan Assesment Center Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Uji kompetensi ini meliputi kompetensi manajerial, kompetensi bidang/teknik, dan kompetensi sosio kultural. Selain uji kompetensi secara tertulis, juga dilaksanakan diskusi kelompok.

Anwar menambahkan uji kompetensi akan meloloskan tiga terbaik untuk masing-masing posisi. Namun apabila hasilnya baik semua dan memenuhi syarat, maka semua peserta akan diikutkan tahap berikutnya yaitu wawancara akhir.

Pada wawancara akhir pansel akan menentukan tiga nama untuk diusulkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (Bupati). “Bagi peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi, tahap yang harus diikuti berikutnya adalah tes kesehatan, wawancara akhir, dan pansel mengadakan home visit untuk mengadakan wawancara dengan para tetangga peserta seleksi,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dua jabatan eselon II Boyolali saat ini kosong dan satu jabatan lain pada level yang sama segera kosong karena pejabatnya segera memasuki masa pensiun.

Kedua jabatan yang saat ini kosong adalah Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Inspektur Inspektorat. Sedangkan jabatan yang akan kosong adalah Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) karena pejabatnya, M Qodri, akan memasuki masa pensiun pada bulan Mei 2019.