Akses Jalan di Klaten Tersendat, Aktivitas Pasar Lumpuh

Proses evakuasi pasien di Puskesmas Cawas Klaten yang terendam banjir, Kamis (7/3 - 2019) pagi. (Istimewa)
07 Maret 2019 13:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Luapan air sungai membuat sejumlah ruas jalan di Kecamatan Cawas, Klaten, kebanjiran. Selain menghambat akses warga, luapan air sungai membuat aktivitas Pasar Masaran lumpuh.

Luapan air sungai terjadi sejak Rabu (6/3/2019) sore. Hingga Kamis (7/3/2019) siang, air masih menggenangi ruas jalur utama serta permukiman. Ruas jalan yang tergenang seperti ruas jalan Bayat-Cawas di Desa Bawak. Ruas jalan Cawas-Pedan di Desa Bawak dan Desa Cawas.

Ruas jalan Cawas-Jentir di wilayah Desa Cawas dan Desa Barepan juga terendam. Luapan sungai juga merendam Puskesmas 1 Cawas, Kantor Kecamatan Cawas, serta Kantor Pegadaian Cawas.

Terendamnya ruas jalan Pedan-Cawas membuat aktivitas perekonomian di Pasar Masaran, Desa Cawas lumpuh. Pintu-pintu kios tertutup rapat. Hanya terdapat dua pedagang oprokan yang berjualan buah di tepi pasar.

Salah satu petugas keamanan Pasar Masaran, Antok, mengatakan luapan air sungai tak sampai menggenangi bagian dalam pasar. Hanya, akses menuju pasar tersebut tersendat lantaran banjir masih menggenangi sejumlah akses menuju pasar.

Jumlah pedagang pasar lebih dari 500 orang. Sebagian besat pedagan memilih pindah jualan di kawasan SPBU Cawas lantaran akses. "Terutama untuk pedagang oprokan dan los. Kalau pedagang kios memang tidak berjualan," kata dia saat ditemui di Pasar Masaran, Kamis.

Salah satu pedagang buah, Musiyem, 70, mengatakan terpaksa masih berjualan di Pasar Masaran lantaran tak bisa menjangkau tempat para pedagang berjualan sementaran di kawasan SPBU Cawas. Hal ini lantaran ia hanya mengendarai sepeda kayuh dari rumahnya di Desa Banyuripan, Kecamatan Bayat sementara akses menuju ke kawasan SPBU sudah terhalang banjir.

"Belum ada yang pembeli sampai siang ini," kata Musiyem.

Camat Cawas, Sofan, mengatakan air yang sebelumnya menggenangi permukiman dan jalan mulai surut sekitar 10 sentimeter. Hingga Kamis pukul 10.30 WIB, air masih menggenangi sejumlah ruas jalan utama setinggi 30-40 sentimeter.

"Pasien rawat inap di puskesmas sudah dievakuasi karena kebanjiran. Mereka dipindahkan ke RSI Cawas," katanya.