Karanganyar Longsor di Mana-Mana, Ini Datanya

Ilustrasi tanah longsor (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
07 Maret 2019 14:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar, seperti Tawangmangu, Jenawi, Matesih, Jatiyoso, Ngargoyoso, dan lain-lain, Rabu (6/3/2019). Tanah longsor terjadi diduga akibat hujan lebat selama berjam-jam hampir merata mengguyur Bumi Intan Pari.

Data yang dihimpun solopos.com, tanah longsor terjadi di jalan tembus Tawangmangu-Jatiyoso pada Rabu pukul 18.00 WIB. Tebing di tepi jalan lebar sepuluh meter dan tinggi 15 meter tepatnya di Dusun Tapan, RT 002/RW 009, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, longsor dan mengenai bahu jalan.

Akses jalan sempat tertutup tetapi Kamis (7/3/2019) pagi sudah bisa dilewati kembali. Anggota TNI/Polri, warga, dan sukarelawan bekerja bakti menyingkirkan material tanah longsor.

Tanah longsor juga terjadi di Dukuh Sedayu RT 002/RW 011, Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu. Talut belakang rumah Miranto lebar delapan meter dan tinggi tujuh meter longsor dan menimpa tembok dapur rumah dan kamar mandi ukuran 3 meter x 5 meter.

Saat kejadian korban sedang buang air di kamar mandi. Dia mendengar suara gemuruh lalu berlari menuju depan rumah.

Tanah longsor juga menutup akses jalan menuju Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Rabu pukul 18.00 WIB. Tebing di tepi jalan tepatnya di lingkungan Karangsari RT 004/RW 007, Kelurahan/Kecamatan Tawangmangu, longsor.

Camat Tawangmangu, Rusdiyanto, menyampaikan warga diminta waspada menghadapi cuaca hujan terus menerus yang terjadi di Tawangmangu. Dia

"Kami komunikasi dan membagi sukarelawan ke sejumlah lokasi longsor. Membuka akses jalan diutamakan. Tebing-tebing yang curam ini rawan longsor karena intensitas hujan tinggi dan lebat. Kalau hujan tidak lekas reda segera meninggalkan lokasi dan pindah ke tempat yang lebih aman," tutur dia saat ditemui wartawan Rabu malam.

Tanah longsor juga terjadi di Dusun/Desa Girilayu RT 001/RW 006, Kecamatan Matesih pukul 18.30 WIB. Tanah pekarangan rumah Sri Mulyono, 53, longsor. Saat kejadian, korban yang ada di dalam rumah mendengar suara gemuruh dari arah depan rumah.

Kapolsek Matesih, Iptu Tri Gusnadi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, menyampaikan tanah pekarangan yang longsor ukuran 10 meter x 5 meter. Selain tanah, pagar dari beton dan besi ikut terbawa tanah longsor.

"Kerugian ditaksir Rp5 juta. Evakuasi bekas tanah longsor dilaksanakan Kamis. Tidak ada korban jiwa," ujar dia.

Tanah longsor juga terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Jenawi, seperti jalan raya di Dusun Pakel, Desa/Kecamatan Jenawi pada pukul 18.15 WIB. Tanah longsor terjadi di dua lokasi di jalan tersebut. Kejadian serupa terjadi di Desa Gumeng, RT 002/RW 005. Tanah longsor mengenai garasi rumah Sriyono, 42.

Akibat kejadian itu sepeda motor Honda Beat dan Vario yang diparkir di garasi rusak. Selain rumah Sriyono, tanah longsor juga mengenai rumah Partono Kasiran, 56, Tumino, 39, dan Siswo Widodo, 50, di Dukuh Bulakrejo RT 002/RW 007, Desa Lempong, Kecamatan Jenawi.

"Tidak ada korban jiwa. Warga sekitar, sukarelawan, anggota TNI/Polri melakukan kerja bakti dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi. Kami khawatir longsor susulan," ujar Kapolsek Jenawi, AKP Iwan Kusnandar, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi.

Tanah longsor juga terjadi di Dusun Mering, Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, Rabu sore. Teras rumah Tugino longsor. Akibatnya jalan di dekat rumah Tugino tertutup tanah bekas tanah longsor. Jalan di dekat rumah terpaksa ditutup karena tidak bisa dilewati.