Banjir Rendam 15 Rumah dan Jalan Provinsi di Wonogiri

Banjir di beberapa wilayah di Wonogiri akibat hujan deras sejak Rabu (5/3 - 2019) sore. (Istimewa/BPBD Wonogiri)
07 Maret 2019 09:20 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI — Sebanyak lebih kurang 15 rumah di Dusun Karangturi, Bulurejo, Nguntoronadi, Wonogiri terendam banjir luapan Sungai Wiroko, Rabu (6/3/2019) sejak petang. Warga penghuni rumah mengungsi di tempat aman.

Tokoh masyarakat Bulurejo, Sunarno, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (6/3/2019), mengatakan air sungai meluap mulai pukul 15.30 WIB setelah hujan deras mengguyur beberapa jam. Seiring berjalannya waktu luapan air masuk ke permukiman di dekat sungai atau di tepi jalan arah Tirtomoyo.

Hingga pukul 20.45 WIB sudah ada 10-15 unit rumah yang tergenang sedalam lebih dari mata kaki orang dewasa. Akibatnya warga mengungsi ke tempat yang lebih aman dibantu para sukarelawan dan petugas terkait.

Luapan air juga menggenangi badan jalan Nguntoronadi-Tirtomoyo di beberapa lokasi. Sepeda motor dan mobil berukuran kecil tak bisa melewatinya. Hanya kendaraan besar, seperti truk, yang bisa melintas.

“Banjir akibat air sungai meluap terjadi setiap hujan deras yang berlangsung lama seperti sekarang. Akhir 2017 banjirnya lebih parah,” kata Kades Bulurejo yang purna tugas 16 Januari lalu itu.

Dia melanjutkan, Sungai Wiroko yang melintasi Bulurejo sekarang ini sudah tak mampu menampung air secara maksimal. Sebab, sedimentasi sudah sangat tebal. Dahulu kedalaman sungai tersebut 3-4 meter. Saat ini kedalamannya diperkirakan kurang dari 1 meter.

Sunarno menyebut kedalamannya sudah hampir sejajar dengan sawah di tepi sungai. Sedimentasi juga membuat lebar sungai semakin menyempit. Dahulu lebar sungai itu 30-35 meter, sekarang hanya tinggal 15 meter.

“Pemerintah desa sudah mengajukan permohonan pengerukan sungai. Namun, sampai sekarang belum terealisasi,” imbuh Sunarno.