Bocah 11 Tahun Korban Laka Pikap Terjun ke Sungai di Sragen Ditemukan

Sungai di perbatasan Masaran-Karangmalang, Sragen, tempat pikap yang ditumpangi Rofi Prasetyo Wibowo, jatuh, Kamis (7/3/2019) malam. (Solopos - M. Khodiq Duhri)
08 Maret 2019 15:40 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Rofi Prasetyo Wibowo, bocah 11 tahun yang hilang saat mobil pikap yang ditumpanginya jatuh ke sungai di Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen, Kamis (7/3/2019) malam, akhirnya ditemukan pada Jumat (8/3/2019) pagi.

Mobil yang dikemudikan ayah Rofi, Koko Subandiyanto, 43, warga Pandak, RT 06, Desa Krikilan, Masaran, Sragen, itu tak kuat menanjak seusai melewati jembatan kemudian jatuh ke sungai yang saat itu alirannya sedang deras. Kendaraan itu tak kuat menanjak diduga karena usianya sudah tua dan membawa beban cukup berat yakni genset berukuran besar.

Pencarian Rofi oleh tim gabungan dari BPBD Sragen, PMI Sragen, dan sukarelawan dari sejumlah tim SAR sudah dilakukan pada Kamis malam. Namun, pencarian berdasarkan pandangan mata di malam hari itu belum membuahkan hasil.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Jumat pagi. Tim mencari keberadaan korban hingga sejauh tujuh kilometer dari TKP. Mereka juga menyelami kedung dengan kedalaman sekitar tiga meter.

Penyelaman kedung yang dimulai pada pukul 08.00 WIB itu akhirnya membuahkan hasil. Tepat pada pukul 10.04 WIB, tim gabungan menemukan tubuh Rofi terdampar di dasar kedung dalam kondisi kaku.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman sekitar tiga meter. Selanjutnya, korban kami bawa ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro sebelum diserahkan kepada keluarga korban,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Sugeng Priyono, seusai membubarkan tim evakuasi.