Siapkan UTBK, Panitia Lokal 44 Siapkan 2.600 Unit Komputer

Ilustrasi ujian tulis berbasis kertas Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). (Antara/M. Agung Rajasa)
09 Maret 2019 14:30 WIB Tamara Geraldine Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Panitia Lokal (Panlok) 44 Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menyiapkan 2.600 unit komputer untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Sebelumnya Panlok menggelar uji coba UTBK. Ketua Panlok 44, Sutarno, mengatakan uji coba UTBK digelar pada Rabu lalu (6/3/2019) lalu di seluruh SMA/SMK negeri di Solo.

“Uji coba dilakukan para teknisi dan admin server. Sejak awal mengunduh soal sampai pengerjaan soal ujian, semua diujicobakan,” ujarnya saat ditemui Solopos.com di UNS Solo, Jumat (8/3/2019).

Sutarno mengatakan uji coba UTBK dalam rangka mengecek sistem komputer. Ketika ditemukan masalah pada saat uji coba, panitia bisa langsung mencari solusinya.

“Proses pendaftaran masih terjadi beberapa kendala. Namun, kami serahkan ke Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi [LTMPT] pusat karena itu langsung ditangani pusat. Fatal kalau saat sudah UTBK berlangsung masih terjadi kendala,” ujar dia. Sutarno mengklaim minimnya kebocoran soal. Hal itu disebabkan soal yang diujikan menerapkan sistem higher order thinking skills (HOTS) dan bukan berupa soal yang sifatnya hafalan.

“Soal HOTS menerapkan analisis, evaluasi, dan sintesis. Soal HOTS butuh penalaran dalam menjawabnya," ujar dia. Sutarno mengatakan kesiapan pelaksanaan UTBK mencapai 100% secara jaringan, teknis, teknisi, dan pengawas. “Pendaftaran UTBK gelombang pertama dimulai pada 1 Maret-24 Maret sementara gelombang kedua pada 25 Maret-1 April mendatang. UTBK dapat diikuti siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan SMA/MA/SMK,” ujar dia.

Ujian SBMPTN 2019 akan dilakukan pada April sampai Mei. Panlok 44 menyiapkan 2.600 komputer untuk persiapan UTBK. “Tahun ini sistemnya kan peserta tes dahulu kemudian setelah tes ada nilai yang keluar. Nah, nilai tersebut yang digunakan untuk mendaftar di perguruan tinggi pilihan,” ujar dia.