Sejak Ada Proyek Kereta Bandara, Jalan Palang Joglo-Lemah Abang Solo Jadi Rusak

Pengendara motor melintas di jalan Lemah Abang-Palang Joglo, Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jumat (8/3/2019) pagi. (Solopos - Kurniawan)
10 Maret 2019 19:15 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Jalan beraspal yang menghubungkan perlintasan kereta api Palang Joglo dengan Kampung Lemah Abang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, rusak parah sejak beberapa bulan lalu.

Penyebabnya jalan tersebut menjadi jalur lalu lintas kendaraan berat dari proyek pembangunan jalur kereta bandara. Pantauan Solopos.com, Jumat (8/3/2019) pagi, jalur tersebut ambles di beberapa bagian.

Bagian-bagian badan jalan yang ambles tergenang air hujan yang mengguyur sehari sebelumnya. Sebagian lain badan jalan tertutup tanah basah dari proyek sehingga licin dan membahayakan pengendara motor.

Padahal jalur tersebut merupakan jalur utama warga Lemah Abang dan sekitarnya bila akan menuju Nusukan dan sekitarnya. Salah seorang pedagang yang saban pagi berjualan di pinggir jalan itu, Darmadi, menuturkan kerusakan jalan terjadi sejak ada proyek pembangunan jalur kereta bandara.

Dia tidak tahu sampai kapan proses pembangunan tersebut berlangsung. “Bahaya sekali sehabis hujan. Soalnya badan jalan terselimuti tanah basah,” ujar dia.

Namun Darmadi hanya bisa pasrah hingga pengerjaan proyek selesai. Dia berharap setelah proyek kereta bandara rampug, jalur tersebut langsung diperbaiki.

Penuturan senada disampaikan Puji, salah seorang pengguna jalan Palang Joglo-Lemah Abang. Dia mengaku beberapa kali melewati jalur itu untuk mengindari kemacetan di Palang Joglo. Namun sejak ada proyek kereta bandara dia tak berani lewat situ.

“Sudah lumayan lama tak lewat sini, ternyata rusak parah. Bahkan di dekat pertigaan yang menuju ke RSUD Ngipang ada tumpukan tanah uruk di badan jalan. Kendaraan roda empat dipastikan tidak bisa lewat. Motor pun belum tentu bisa,” tutur dia.

Puji berharap jalur tersebut langsung diperbaiki begitu pengerjaan proyek kereta bandara selesai karena jalan itu merupakan salah satu jalur utama menuju RSUD Ngipang. “Kasihan para pasien dari arah selatan yang mau ke RSUD Ngipang,” imbuh dia.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Solo, Supriyanto, mengakui kondisi jalur tersebut rusak parah. Tapi setelah mengecek ke daftar proyek pembangunan infrastruktur jalan Solo 2019 dia tidak menemukan data agenda perbaikan jalur tersebut. Menurut dia jalan di Kelurahan Kadipiro yang akan diperbaiki tahun ini yaitu Jl. Samudra Pasai dengan anggaran Rp2,8 miliar.