Unik, Bawaslu Kota Solo Kampanyekan Pemilu Damai dengan Pawai Becak

Warga memakai topeng wajah calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Pilpres 2019 menaiki becak sambil membawa poster saat melintasi area car free day (CFD), Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (10/3 - 2019).(Solopos/Nicolous Irawan)
11 Maret 2019 02:17 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo mengajak masyarakat Kota Solo untuk selalu menjaga kondusivitas Kota Solo menjelang Pemilu 2019 yang semakin dekat. Pawai 15 becak dengan penumpang yang memakai topeng wajah dua pasang calon pemilihan presiden berkeliling di Jl. Slamet Riyadi saat car free day pada Minggu (10/3/2019) pagi.

Ketua Bawaslu Kota Solo, Budi Wahyono, saat ditemui Solopos.com di lokasi kegiatan, mengatakan pemilihan becak sebagai sarana sosialisasi dirasa juga memiliki pengaruh besar dalam menciptakan situasi kondusif Kota Solo.

“Pemilu merupakan milik masyarakat dan seluruh warga negara Indonesia sehingga ketertiban yang tercipta tergantung dari masyarakat yang menjalankannya. Maka kami sosialisasikan kepada seluruh warga Kota Solo untuk mengawal Pemilu 2019,” ujarnya.

Topeng kedua capres yang duduk bersama di dalam becak sebagai simbol kepada masyarakat bahwa perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar namun semangat kerukunan dan persaudaraan harus tetap dijaga.

Ia menambahkan pawai yang dimulai dari Simpang Gendengan hingga Simpang Empat Ngrasopuro itu ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan berita yang diragukan sumbernya. Selain itu, ia meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoaks. Dalam acara itu juga dideklarasikan Pemilu 2019 terbebas dari hal yang memecah belah bangsa seperti politik uang, ujaran kebencian, dan berita hoaks yang dapat memecah belah bangsa.

Salah Satu Tokoh Pengemudi Becak Kota Solo, Darmono, meskipun beberapa pengayuh becak telah mendeklarasikan dukungan kepada salah satu pasangan calon namun soal pilihan tetap menjadi hak masing-masing individu. Ia mengapresiasi apa yang dilakukan Bawaslu sebagai upaya menjaga situasi Kota Solo tetap kondusif.