Tanah Labil, Begini Strategi TMMD untuk Betonisasi Jalan di Juwangi Boyolali

Anggota TNI dan warga Desa Ngleses, Juwangi, Boyolali, bergotong/royong membangun jalan dalam rangka TMMD Sengkuyung Tahap I 2019. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Istimewa)
11 Maret 2019 07:30 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I 2019 di Boyolali menyasar pembangunan fisik berupa betonisasi jalan di Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi.

Betonisasi akan dibangun pada jalan sepanjang 250 meter, tebal 20 cm, dan lebar 350 cm. Betonisasi jalan pada TMMD kali ini berbeda dengan TMMD sebelumnya.

Jika pada kegiatan serupa sebelumnya pengecoran hanya dilakukan dengan adonan semen, sekarang betonisasi dikombinasi dengan tulang besi. Hal ini dilakukan karena kontur tanah setempat yang labil.

Danramil 19/Juwangi Kapten (Inf) Suyatno mewakili Dandim 0724/Boyolali Letkol (Kav) Herman Taryaman mengatakan dengan betonisasi itu diharapkan membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan TMMD nanti. Toh nantinya masyarakat sendiri yang akan menerima manfaatnya secara langsung. Tak lupa ucapan terima kasih kepada warga masyarakat Desa Ngleses atas semangatnya bersama TNI dalam pelaksanaan TMMD sampai saat ini,” ujar Suyatno, seperti keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Senin (4/3/2019).

TMMD tahap I mengalokasikan anggaran senilai Rp502 juta, perinciannya Rp235 juta dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan Rp252 juta dari APBD Boyolali serta swadaya masyarakat senilai sekitar Rp15 juta.

Dalam upacara pembukaan TMMD yang digelar Selasa (26/2/2019), Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat mengatakan dipilihnya Desa Ngleses merupakan salah satu bukti kepedulian pemerintah terhadap infrastruktur Boyolali wilayah utara.

“Sebagai wujud perhatian terhadap wilayah paling ujung, di Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi. Harapan kami hasil TMMD nantinya benar-benat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam rangka pengembangan perekonomian,” ujar Said.