Perahu Wisata Kali Pepe Solo akan Dipercantik, Tertarik Mencoba?

Warga menyusuri Kali Pepe sambil menikmati keindahan lampion di Dermaga Sudiroprajan, Jebres, Solo, Selasa (29/1 - 2019) malam. (Solopos/Ferri Setiawan)
12 Maret 2019 05:30 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kelurahan Sudiroprajan akan memperindah rute yang digunakan untuk perahu wisata Kali Pepe dengan mural. Kegiatan mempercantik rute perahu wisata dengan mural tersebut dikemas dalam lomba mural yang direncanakan diadakan Juli mendatang.

Koordinator perahu wisata Pokdarwis Kelurahan Sudiroprajan Y.F. Lily Yuanita mengatakan lomba mural untuk menghiasi rute perahu wisata Kali Pepe adalah salah satu bentuk persiapan rencana meregulerkan wisata susur Kali Pepe tersebut. Menurut Ita, panggilan akrab Lily, media yang digunakan untuk melakukan lomba mural adalah dinding parapet Kali Pepe.

“Dalam jangka waktu dekat kami akan mengadakan lomba mural. Nanti medianya adalah dinding parapet sungai. Selain untuk mencurahkan kreatifitas seni, juga sebagai bentuk upaya memperindah rute perahu wisata,” ujar dia kepada Solopos.com, Jumat (8/3/2019).

Menurut dia, dengan mempercantik rute, daya tarik untuk memikat wisatawan agar datang akan meningkat. Keindahan sungai juga diyakini dapat membuat warga menjadi sungkan untuk membuang sampah di sungai. Sehingga, sungai akan tetap bersih dan indah.

“Kalau dibuat bagus kan masyarakat akan enggan buang sampah di sungai. Karena masalah sebelumnya adalah banyaknya sampah di Kali Pepe. Ini sebagai salah satu upaya kami membentuk psikologis masyarakat agar sungkan membuang sampah jika sungainya indah,” imbuh dia.

Selain untuk memperindah rute, kegiatan tersebut juga berfungsi sebagai edukasi agar masyarakat tidak melakukan aksi vandalisme. Menurut Ita, aksi vandalisme dan mural berbeda dari segi makna dan seni. Menurutnya, dengan adanya lomba mural dapat mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aksi mural.

“Kalau vandalisme itu kan lebih ke ingin menunjukan identitas kelompok atau diri. Tapi kalau mural, memiliki makna seni dan pesan yang dalam. Jadi, kegiatan ini nanti juga salah satu bentuk edukasi agar masyarakat tidak melakukan aksi vandalisme dan mencurahkan seni ke media dan event yang tepat,” bebernya.

Sementara itu, Penasihat Pokdarwis Kelurahan Sudiroprajan, Lilik Kristianto mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan. Lomba mural menurutnya diarahkan untuk mendukung wisata air kali pepe.

“Untuk teknis sedang menunggu keputusan dari teman-teman Podarwis. Yang jelas, lomba tersebut ditujukan untuk menunjang wisata air agar lebih baik,” jelas dia.