Siswa SMPN 2 Karanganyar Kerjakan Simulasi Ujian Pakai Handphone

Siswa SMPN 2 Karanganyar mengerjakan simulasi ujian nasional dengan telepon genggam, Senin (11/3/2019). (Solopos - Wahyu Prakoso)
12 Maret 2019 07:00 WIB Wahyu Prakoso Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 288 siswa kelas IX SMPN 2 Karanganyar mengerjakan simulasi ujian nasional menggunakan telepon genggam, Senin (11/3/2019).

Para guru memanfaatkan fitur Microsoft Office 365 tersebut untuk menyongsong revolusi industri 4.0. Kepala SMPN 2 Karanganyar, Sumarni, menjelaskan sebagai sekolah rujukan nasional tahun pelajaran 2018/2019, SMPN 2 Karanganyar selalu meningkatkan kualitas mutu pelayanan terhadap peserta didik dan kualitas kompetensi guru.

Dia mengatakan salah satu cara yang dibangun untuk menyongsong industri 4.0 dengan berselancar layanan Office 365. “Kami tingkatkan kualitas guru dengan pelatihan dan seminar. Hasil dari pelatihan dan seminar tersebut, kami telah memperoleh layanan gratis dari Microsoft Office 365 Education sejak satu bulan terakhir. Layanan ini memberikan satu juta akun untuk siswa dan 500 akun untuk guru. Hari ini kami adakan simulasi ujian nasional kali pertama pakai Microsoft di Karanganyar. Banyak fitur menarik yang diperoleh dari layanan ini,” katanya kepada Solopos.com di ruang kerjanya, Senin.

Sumarni menjelaskan salah satu manfaat yang sudah dirasakan pada hari pertama menggunakan Office 365 yaitu menghemat kertas simulasi ujian. Ke depannya dia akan memanfaatkan fitur lainnya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

“Saya berharap sekolah lain mengikuti jejak kami sehingga kegiatan belajar mengajar dengan Office 365 menyelamatkan bumi dari sampah kertas,” katanya.

Salah satu guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMPN 2 Karanganyar, Endang Tri Hastuti, menjelaskan manfaat Office 365 bagi para guru di antaranya siswa lebih fokus mengerjakan soal ujian sehingga tidak ditemui siswa yang saling sontek.

Guru juga tidak perlu koreksi hasil ujian siswa karena secara langsung hasilnya dapat diketahui. “Kami enggak perlu koreksi, sistem dapat merekam hasil ujian siswa. Ke depannya membuat rapor akan lebih mudah karena terhubung dengan Microsoft Office. Kami baru kembangkan untuk kegiatan belajar mengajar lainnya. Tidak untuk ujian saja, bisa untuk pendaftaran siswa baru dan survei,” katanya.

Salah satu siswa kelas kelas IX I, Arfandi Syahrul Majiid, mengaku lebih suka mengerjakan soal ujian dengan smartphone daripada kertas karena lebih berkonsentrasi.

“Ini kali pertama saya mengerjakan soal ujian menggunakan HP, cara pengerjaaannya lebih mudah. Ujian sebelumnya memakai kertas dan saya harus menunggu hasil ujian sepekan kemudian. Hari ini juga saya mendapatkan hasil ujian, jadi enggak dibuat penasaran sama hasil ujian,” katanya.

Pantauan Solopos.com, jadwal simulasi ujian nasional SMPN 2 Karanganyar berlangsung empat hari sejak Senin (11/3/2019). Mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.

Selain fitur untuk mengerjakan soal, fitur yang dapat dimanfaatkan siswa antara lain membuat kelas maya, penyimpanan berbasis awan sebesar satu terabyte untuk setiap akun, membuat catatan digital, dan lain-lain.