Kekurangan Surat Suara Pemilu 2019 di Sragen Terus Bertambah

Sejumlah pekerja membawa seribuan boks kardus berisi surat suara calon anggota DPD dari truk tronton ke gudang logistik KPU Sragen, Rabu (13/3 - 2019). (Tri Rahayu)
14 Maret 2019 15:11 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN —Jumlah kekurangan surat suara untuk keperluan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk 3.360 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Sragen terus bertambah.

Semula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen kekurangan 1.596 lembar surat suara pilpres, kini jumlah kekurangan surat suara menjadi 7.682 lembar. Kekurangan surat suara terdiri atas 6.086 lembar surat suara pilpres dan 1.596 lembar surat suara calon anggota DPD.

Kasubag Umum Logistik dan Keuangan KPU Sragen, Suprapto, saat ditemui Solopos.com di Kantor KPU Sragen, Rabu (13/3/2019), menyampaikan kekurangan surat suara calon anggota DPD diketahui setelah KPU menerimanya, Rabu, pukul 09.30 WIB. Surat suara DPD diantar dengan trun tronton berpelat nomor E 9475 HB.

Surat suara DPD diterima Ketua KPU Sragen Minarso dan disaksikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen Dwi Budhi Prasetya dan perwakilan perwira dari Polres Sragen. Berdasarkan berita acara yang diterima KPU, jumlah surat suara DPD sebanyak 192.438 lembar. Surat suara itu dibungkus kardus menjadi 1.585 boks. Masing-masing boks berisi 500 lembar.

“Meskipun di setiap boks terdapat angka 500 lembar, tetapi ada boks yang jumlahnya tidak utuh 500 lembar. Kalau semua utuh 500 lembar maka jumlahnya 192.500 lembar. Surat suara DPD akan disortir dan dilipat pekerja borongan dengan upah Rp70/lembar mulai Kamis [14/3] pagi,” ujar Suprapto.

KPU mendata ada 4.885 lembar surat suara pilpres yang rusak akibat salah cetak atau calah potong setelah disortir dan dilipat selama dua hari. “Kerusakannya bermacam-macam seperti karena sobek, cetakan kosong atau tidak sempurna, tinta mbleber, pemotongan tidak simetris, dan seterusnya,” ujar dia.

Total kekurangan surat suara untuk pilpres dan pemilihan calon anggota DPD mencapai 7.682 lembar. Kekurangan surat suara akan terus bertambah setelah dilakukan penyortiran. “Belum lagi nanti surat suara untuk Pemilu Legislatif juga banyak kekurangan, tetapi surat suaranya sampai sekarang belum dikirim,” katanya.

Semua kekurangan tersebut, jelas Suprapto, sudah disampaikan kepada KPU Provinsi Jawa Tengah supaya segera mendapatkan ganti. Dia berharap penambahan surat suara dilakukan KPU Jateng pada akhir Maret ini. “Yang jelas sebelum distribusi logistik ke Panitia Pemilihan Kecamatan [PPK], semua surat suara harus beres. Distribusi logistik ke PPK itu dilakukan pada 10 April mendatang,” imbuh dia.