Pamit Ndaut, Petani Sambungmacan Sragen Ditemukan Tak Bernyawa

Jenazah Suroso disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di Dukuh Sidomulyo RT 023, Desa Toyogo, Sambungmacan, Sragen, Kamis (14/3/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
14 Maret 2019 15:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang petani asal Dukuh Sidomulyo RT 023, Desa Toyogo, Sambungmacan, Sragen, Suroso, 50, ditemukan meninggal dunia di areal persawahan wilayah Dukuh Klampis Timur, Toyogo, Kamis (14/3/2019) pukul 04.30 WIB.

Penyebab meninggalnya laki-laki tersebut belum diketahui pasti tetapi dari keterangan keluarganya, Suroso memiliki riwayat penyakit epilepsi. Peristiwa itu berawal saat Suroso hendak tanam padi.

Ia sudah meminta bantuan 2-3 orang petani lain untuk mencabut bibit tanaman padi di sawahnya di Dukuh Klampis Timur. “Suroso mencoba mencicil ndaut [istilah Jawa untuk pekerjaan mencabut bibit tanaman padi]. Ia berangkat sejak pukul 01.00 WIB. Sementara istrinya menyiapkan makanan untuk sarapan buruh daut keesokan harinya,” ujar Mbah Warso, 100, kerabat Suroso saat berbincang dengan Solopos.com di rumah duka, Kamis pagi.

Penjelasan Mbah Warso tersebut diamini kakak ipar Suroso, Sukimin, 58. Sukimin menjelaskan pada pukul 14.30 WIB ada orang yang hendak tanam melihat Suroso tengkurap di sawah.

Tukang tanam itu sempat memeriksa tetapi Suroso tidak bergerak. Tukang tanam itu berlari meminta tolong dan langsung memberi tahu istri Suroso, Suparni, 40, di rumahnya.

“Jarak rumah duka dengan lokasi sawah itu sekitar 200 meter. Parni melihat suaminya dan membalik tubuh tengkurap suaminya. Ternyata suaminya sudah meninggal dunia. Kami tidak tahu penyebab persisnya tetapi belakangan penyakit epilepsinya sering kambuh. Ya, mungkin kambuhnya di sawah,” ujar Sukimin.

Dia melanjutkan jenazah Suroso dievakuasi warga ke rumah duka pada pukul 07.00 WIB. Kemudian tim dari Polres, Polsek, dan puskesmas, serta Palang Merah Indonesia (PMI) datang memeriksa jenazah.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi, juga mendapat laporan bisa adanya warga yang meninggal dunia di sawah. Wahdadi mencatat identitas jenazah saat tim PMI memeriksa lokasi kejadian.

“Ya, dari riwayatnya memang Suroso memiliki penyakit epilepsi,” tambahnya yang juga dibenarkan Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan.