Mau Angkut Motor Gratis Pakai KA Saat Mudik? Cek Caranya di Sini

Ilustrasi mudik (Solopos/Whisnupaksa Kridangkara)
16 Maret 2019 18:00 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) telah membuka layanan Angkutan Motor Gratis (Motis) dengan moda kereta api untuk Lebaran. Pembukaan pendaftaran peserta program pengiriman Motis ini berlangsung hingga 25 Mei 2019.

Di lingkup PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta layanan Motis ini akan berhenti di empat stasiun, yakni Lempuyangan, Klaten, dan Purwosari.

Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan angkutan motor gratis menggunakan KA rangkaian khusus. Dalam hal ini pihaknya belum menerima petunjuk pelaksanaan (juklak) dari PT KAI. Namun demikian, ia memprediksi pelaksanaannya sama dengan tahun lalu.

“Peserta Motis dapat mendaftar secara online melalui situs mudikgratis.dephub.go.id dan dapat juga mendaftar langsung di stasiun-stasiun yang telah ditunjuk,” ujarnya, kepada solopos.com, Kamis (14/3/2019).

Eko Budiyanto menambahkan pendaftaran motor secara online mulai 12 Maret 2019 untuk pengangkutan motor arus mudik pada 27 Mei - 2 Juni 2019. Sedangkan arus balik pada 8 - 13 Juni 2019. Namun demikian, pendaftaran akan ditutup apabila kuota telah terpenuhi.

Tahun ini PT KAI menyediakan kuota sepeda motor yang akan diangkut sebanyak 18.096 unit.

Sedangkan untuk syarat dan ketentuannya adalah satu pendaftar harus memiliki SIM C dan hanya dapat mendaftarkan satu unit motor.

Bagi para peserta yang sudah mendaftar, apabila dalam waktu 3 x 24 jam setelah menerima bukti pendaftaran tidak melakukan registrasi ulang di lokasi yang ditunjuk, maka data yang didaftarkan akan terhapus secara otomatis oleh sistem dan kode booking tidak dapat digunakan kembali.

Sementara pemberangkatan sepeda motor satu hari lebih awal dari tanggal keberangkatan peserta Motis 2019 yang terdapat di tiket yang dibeli peserta.

Selain itu, tiket yang dimiliki peserta Motis, bisa berupa tiket KA, bus, atau pun travel. Namun demikian, untuk bisa mendaftar Motis, harus bisa menunjukkan tiket KA atau bus atau travel atas nama peserta Motis 2019.

Sementara saat pendaftaran dan penyerahan motor wajib menunjukkan KTP asli pendaftar, kartu keluarga asli, STNK asli (nama di STNK boleh berbeda dengan nama di KTP) dan menandatangani bukti pengiriman.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, yang ikut Motis ini membeludak. Teknis lebih lanjut untuk program Motis Lebaran tahun ini akan kami update secepatnya. Kemungkinan besar nanti H-60,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu karyawan swasta asal Boyolali di Jakarta, Rudi Harjanto, mempertimbangkan bakal mengikuti program ini saat mudik Lebaran nanti.

“Saya inginnya bawa motor, kalau dipakai sendiri pulang kampung terlalu jauh,” jelasnya.