Polisi Sukoharjo Pastikan Logistik Pemilu 2019 Aman

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda (kiri) menerima logistik surat suara Pilpres 2019 di Kantor KPU Sukoharjo, Kamis (4/3/2019). (Istimewa - KPU Sukoharjo)
16 Maret 2019 17:30 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jajaran Polres Sukoharjo menjamin keamanan logistik pemilihan umum (pemilu) 2019 di wilayah Kabupaten Makmur.

Wakapolres Sukoharjo Kompol M. Ifan Hariyat mengatakan Polres dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menandatangani nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama terkait pengamanan pemilu pada April mendatang.

Dalam hal pengamanan pemilu tersebut, Polres siap memangkas birokrasi sehingga setiap kerawanan yang muncul bisa ditangani dengan cepat dan tidak berubah menjadi ancaman nyata.

"Kami sudah mengecek logistik di gedung Budi Sasano sebagai salah satu upaya pengamanan pemilu," kata dia, Jumat (15/3/2019).

Menurutnya ada beberapa hal yang disoroti dari hasil pengecekan tersebut. Salah satunya dibutuhkan teralis pada pintu dan jendela sebagai pengaman logistik pemilu. Aparat kepolisian juga menerjunkan personel yang standby di gedung tersebut.

Dia mengatakan sebagai pelaksana pengamanan pemilu, Polres terus menggali informasi apa pun yang terkait dengan keamanan. Polres wajib tahu apa yang akan dilakukan KPU sehingga bisa memprediksi setiap potensi kerawanan yang muncul.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda menilai pentingnya pengamanan logistik pemilu termasuk pengamanan kantor dan aset. Selain itu juga dalam pendistribusian logistik yang bekerja sama dengan PT Pos membutuhkan pengamanan dari anggota polisi.

Nuril menambahkan saat ini juga muncul adanya kekhawatiran masyarakat terkait lokasi yang dijadikan tempat pemungutan suara (TPS). Muncul kekhawatiran jika dijadikan lokasi TPS akan muncul potensi kerusuhan dan lainnya sehingga butuh sosialisasi dan jaminan keamanan dari aparat.