Ada Retakan di Bahu Jalan Purwantoro-Pakis Baru Wonogiri

Pengguna jalan melintasi jalan penghubung Purwantoro-Pakis Baru Km. 16, di Dusun Gandring, Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, Selasa (12/3 - 2019). (Solopos/Cahyadi Kurniawan)
16 Maret 2019 23:00 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI —Jalan penghubung Purwantoro-Pakis Baru di Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, rawan longsor. Jalan itu kini tak memiliki pagar pengaman jalan (guardrail) dan terlihat retakan tanah di bahu jalan.

Informasi yang dihimpun solopos.com, di ruas jalan itu memang kerap longsor. Berulang kali pula bahu jalan dan jalan itu diperbaiki oleh dinas terkait. Namun, pada longsor kali terakhir sekitar setahun lalu, perbaikan dirasa kurang tuntas.

Jalan itu tidak memiliki guardrail padahal lokasinya persis berada di tikungan yang menurun. Tak hanya itu, di bahu jalan itu kini terlihat sebuah retakan yang dikhawatirkan akan longsor.

Warga setempat, Rudi Setyawan, 35, mengatakan di perbukitan dekat jalan itu pun terlihat masih ada bekas longsoran. Ia khawatir longsor serupa juga bakal terjadi di dekat jalan itu. Jika benar longsor, jalan itu bakal putus dan mengganggu lalu lintas dari Purwantoro ke Pakis Baru, Pacitan, Jawa Timur.

“Kami berharap pemerintah bisa segera memberikan penanganan untuk ruas ini. Jangan sampai menunggu longsor dulu baru ada perbaikan,” kata dia, saat ditemui solopos.com di Desa Pucung, Kismantoro, baru-baru ini.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wonogiri, Prihadi Ariyanto, mengatakan  jalan di Desa Pucung, Kismantoro, tersebut menjadi kewenangan provinsi bukan kabupaten.

“Untuk guardrail juga itu kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi. Nanti akan kami sampaikan hal itu kepada dinas terkait,” kata dia, Rabu (13/3/2019).