Satpol PP Sukoharjo Kewalahan Tangani PKL dan Parkir Jl. Jenderal Sudirman

Pedagang oprokan di trotoar dekat Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo. (Solopos/Dok)
17 Maret 2019 17:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pedagang kaki lima (PKL) dan parkir tetap marak di trotoar sepanjang Jl. Jenderal Sudirman dan Jl. Veteran Sukoharjo kendati sudah ditertibkan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Petugas Satpol PP sampai dibuat kelimpungan karena para PKL dan pelaku parkir liar itu kerap kucing-kucingan dengan itu. Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan belum semua pelanggaran penggunaan trotoar untuk parkir liar kendaraan dan PKL di sepanjang Jl. Jenderal Sudirman dan Jl. Veteran hilang.

Di lokasi itu masih ditemukan parkir liar kendaraan dan aktivitas pedagang meski sebelumnya sudah ditertibkan. "Mereka main kucing-kucingan dengan petugas. Jadi mereka menggelar dagangan saat petugas lengah. Tapi kami akan kembali melakukan penertiban dan menjatuhkan sanksi lebih tegas," katanya, Minggu (17/3/2019).

Satpol PP terus memantau trotoar di sepanjang Jl. Jenderal Sudirman dan Jl. Veteran. Pemantauan dilakukan setelah penertiban dengan melibatkan tim gabungan Pemkab di lokasi yang masih ada temuan pelanggaran dan trotoar belum benar-benar steril.

“Belum semua steril masih ada beberapa pedagang jualan menggunakan trotoar Jl. Jenderal Sudirman," katanya

Satpol PP Sukoharjo sebenarnya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo untuk menyediakan lokasi bagi pedagang yang berjualan di trotoar. Para pedagang tersebut disiapkan lokasi di dalam Pasar Ir. Soekarno.

Namun pedagang tetap nekat berjualan di luar pasar. Pendataan akan dilakukan Satpol PP Sukoharjo dengan melibatkan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo terhadap pedagang yang berjualan di trotoar. Apakah mereka sebelumnya merupakan pedagang Pasar Ir. Soekarno atau pedagang pendatang.

“Kalau memang itu pedagang Pasar Ir. Soekarno maka wajib masuk ke dalam pasar untuk berdagang. Tapi kalau itu pendatang maka jelas di larang tidak boleh berdagang di trotoar,” katanya.

Ihwal temuan parkir liar, Heru mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk penertiban. Kepala Dinas Perhubungan Sukoharjo Joko Indrianto mengatakan memang ada beberapa lokasi di trotoar Jl. Jenderal Sudirman masih digunakan sebagai parkir liar kendaraan.

Dishub segera menertibkannya sehingga trotoal steril dari aktivitas parkir kendaraan. “Di sana sudah ada juru parkir resmi namun pelanggaran penempatan parkir kendaraan menggunakan trotoar masih ada. Setelah ini akan ada penertiban ulang,” ujarnya.