Pengelola Taman Kelinci Balekambang Solo Perketat Penjagaan Satwa, Begini Alasannya

Petugas mengecek domba Merino asal Australia di Taman Kelinci Balekambang, Solo, Rabu (23/1 - 2019). Menurut pengelola Taman Kelinci Balekambang banyak kelinci yang mati dan beberapa domba diserang biawak dari luar kawasan Taman Balekambang. (Solopos/Nicolous Irawan)
18 Maret 2019 21:00 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Pengelola Taman Kelinci, Taman Balekambang Solo, meningkatkan pengamanan terhadap satwa-satwa yang dimilikinya. Dua ekor domba merino asal Australia saat ini sedang dirawat jalan akibat serangan hewan liar dari luar Taman Balekambang.

Pengelola Taman Kelinci, Taman Balekambang, Terry Dian, mengatakan beberapa waktu lalu dua ekor domba merino mendapat serangan dari biawak yang diperkirakan dari kawasan Kali Anyar.

“Serangan dari satwa liar justru saat siang hari ketika hewan-hewan ke luar. Dua ekor domba merino digigit pada bagian alat vitalnya satu lagi terkena pantat dombanya. Saat ini proses penyembuhan dan semakin membaik,” ujar dia saat ditemui Solopos.com, di Taman Kelinci, Jumat (15/3/2019).
Ia menambahkan saat ini kedua domba merino telah berada di Taman Kelinci menjalani perawatan setelah sebelumnya rawat inap di klinik hewan.

Bahkan, 20 ekor kelincinya mati diserang kawanan biawak, sehingga pengelola harus menambah kelinci lagi. Menurut dia, kelinci merupakan binatang yang mudah stres, pengunjung yang memegang juga menjadi faktor stres kelinci. Ia menyiasati hal itu dengan bergantian mengeluarkan seratus ekor kelincinya. Menurutnya, serangan dari hewan liar terjadi pada saat siang hari. Pada malam hari, satwa-satwa berada di dalam kandang sehingga aman dari gangguan hewan liar.

Menurut dia, sembilan petugas akan menjaga masing-masing kawasan satwa. Saat ini taman itu terdapat seratus kelinci, lima domba merino, merak, dan berbagai reptil. Taman Bunga dan tempat bersantai bersama keluarga disediakan pengelola. Saat ini pengelola sedang menunggu penambahan lima domba merino dan puluhan kelinci sebagai pelengkap Taman Kelinci itu.

Sementara itu, sejak diresmikan bulan lalu Taman Kelinci telah dikunjungi 800 orang. Promosi saat ini hanya melalui media sosial. Untuk meningkatkan jumlah kunjungan saat ini pengelola membuat paket kunjungan baru. Tiket kunjungan ke Taman Kelinci senilai Rp5.000 kini terdapat dua paket baru. Paket pertama senilai Rp8.000 pengunjung dapat masuk ke Taman Kelinci dan menaiki perahu hias di kolam Taman Balekambang. Sementara itu, paket Rp11.000 pengunjung dapat berwisata di Taman Kelinci, menaiki perahu hias, dan kereta kelinci. Paket itu jauh lebih hemat 50 persen dari harga sebelumnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Taman Balekambang, Sumeh, mengatatakan tingkat kunjungan Taman Kelinci semakin hari semakin tumbuh. Hal itu juga berpengaruh terhadap tingkat kunjungan taman peringkat kedua itu meningkat.