Demi Bayar Utang Online, Pria Ini Nekat Curi Motor Temannya di Solo

Ilustrasi pencurian sepeda motor (Solopos/Whisnu Paksa)
19 Maret 2019 16:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Rizal Novriansyah, warga Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur, ditangkap aparat Polsek Laweyan, Solo, karena mencuri sepeda motor milik sahabatnya sendiri. Kepada polisi, Rizal mengaku nekat mencuri karena terjerat utang senilai Rp3 juta kepada pemberi pinjaman online.

Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono, saat ditemui Solopos.com di Mapolsek Laweyan, Selasa (19/3/2019) mengatakan Rizal melakukan aksinya pada Rabu (13/2/2019) malam di halaman parkir basement mal di Kecamatan Laweyan. 

Rizal menjalankan aksinya dibantu adik kandungnya yang kini dalam pencarian polisi. Sedangkan korbannya  merupakan sahabat sekaligus teman kerja Rizal sebagai pramusaji. Awalnya Rizal berpura-pura meminjam sepeda motor Honda Vario milik temannya itu.

"Saat meminjam itu tersangka justru menduplikasi kunci motor korban,” ujar Kompol Ari.

Ari menambahkan Rizal yang telah mengetahui kebiasaan korban menaruh tiket parkir di dalam jok motor lantas melakukan aksinya pada malam hari. Berdasarkan penyelidikan polisi, ciri-ciri pelaku terlihat jelas di kamera pengawas.

Kanit Reskrim Polsek Laweyan, Iptu Salman Farizi, mengatakan Rizal diancam Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun. Barang bukti yang disita petugas yakni Honda Vario milik korban dengan pelat nomor AD 2032 NH, motor yang digunakan Rizal, Honda Beat berpelat nomor R 6198 LR, dan duplikat kunci motor.

“Tersangka ini merupakan otak dan sekaligus pelaku. Tersangka bertugas memantau keadaan sedangkan adik kandungnya yang saat ini masih buron sebagai eksekutornya. Kepada kami tersangka mengaku baru kali pertama melakukan aksinya,” ujarnya.

Ia menambahkan hasil curian dibawa ke Surabaya dan dijual oleh adiknya. Namun ketika petugas ke lokasi pelaku telah melarikan diri hanya barang bukti yang tertinggal. Ia mengimbau masyarakat berhati-hati apabila sepeda motor dipinjam teman walaupun teman dekat. 

Modus duplikat kunci sering kali digunakan pencuri sepeda motor. Pinjaman online merupakan fasilitas yang baik, namun apabila meminjam harus melihat kemampuan diri sendiri.

Sementara itu, Rizal Novriansyah mengaku nekat mencuri karena frutrasi dengan penagih pinjaman online. Ia berutang kepada penyedia jasa layanan pinjaman online senilai Rp3 juta yang ia gunakan untuk membayar utang lainnya.

“Gaji saya Rp1,7 juta tidak cukup untuk membayar kredit kendaraan dan indekos saya di Kecamatan Kartasura. Pekan ini saya harus membayar utang namun tidak ada uang, saya pinjam ke sana sini tidak ada yang memberi,” ujarnya.