Pilkades Pacing Klaten Didemo Warga, Ini Tanggapan Panitia Tingkat Kabupaten

Warga menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Desa Pacing, Wedi, Klaten, Senin (18/3/2019). (Solopos - Ponco Suseno)
19 Maret 2019 21:15 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Klaten menyimpulkan pelaksanaan Pilkades Pacing, Kecamatan Wedi, sudah sesuai prosedur dan mempersilakan panitia pilkades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat melanjutkan tahapan pilkades sesuai jadwal.

Panitia Pilkades Kabupaten Klaten menyatakan tuntutan warga yang berdemo agar kotak suara dibuka dan dihitung ulang tak dapat dipenuhi. Pembukaan dan penghitungan kembali surat suara hasil pilkades justru menyalahi aturan.

Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Mujab, mengatakan tahapan pilkades serentak di Kabupaten Bersinar saat ini memasuki tahap penyampaian sekaligus usulan pengesahan hasil pilkades dari BPD ke pemkab melalui pemerintah kecamatan.

Tahapan tersebut berlangsung Selasa-Kamis (19-21/3/2019). Tahapan berikutnya pengesahan hasil pilkades oleh Bupati Klaten dijadwalkan Jumat (22/3/2019)-Rabu (17/4/2019).

“Terkait permintaan warga [pendukung cakades Wahyu Nurdiyanto] agar membuka sekaligus menghitung ulang kotak suara di wilayah III tak dapat dipenuhi. Kalau dipenuhi justru melanggar Pasal 97 Perbup No. 41/ 2018 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Kades. Intinya, penghitungan hanya dilakukan satu kali. Kalau ingin penghitungan ulang, silakan dilakukan melalui jalur hukum [gugatan]. Pemkab pun siap memberikan bantuan hukum ke panitia pilkades jika memang nantinya sampai ke jalur hukum,” kata Mujab saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (19/3/2019).

Mujab mengatakan Panitia Pilkades Kabupaten Klaten sudah menentukan jadwal pelantikan bagi 269 cakades terpilih di pilkades serentak tersebut. Sesuai rencana, 269 cakades terpilih akan dilantik Kamis (16/5/2019).

“Terkait lokasi pelantikan belum ditentukan. Masih perlu dibahas lebih lanjut. Sebelum pelantikan itu masih ada tahapan persiapan pelantikan, Kamis [18/4/2019]-Rabu [15/5/2019]. Penentuan lokasi pelantikan dilakukan saat tahapan persiapan itu,” katanya.

Sebagaimana diketahui pendukung cakades nomor urut 1 Pilkades Pacing, Kecamatan Wedi Wahyu Nurdiyanto mendesak panitia pilkades membuka kotak suara di wilayah III yang dinilai penuh tanda tanya. Dalam pilkades tersebut, Wahyu hanya kalah satu suara dari rivalnya Lami Wiyono.

Setelah permintaannya agar panitia Pilkades Pacing membuka kotak suara di wilayah III tak dipenuhi, para pendukung Wahyu Nurdiyanto berpikir untuk menempuh jalur hukum.