Lantai III RSUD Ngipang Solo Kerap Kemasukan Air Hujan, Bahayakan Pengunjung

Beberapa ember sengaja ditaruh di lantai Gedung Lantai III RSUD Solo di Ngipang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, untuk menampung tetesan air hujan, Selasa (19/3/2019) petang. (Solopos - Kurniawan)
20 Maret 2019 21:15 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Lantai III RSUD Solo di Kampung Ngipang, Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo, tepatnya di depan Ruang Dahlia 4 kerap becek atau basah oleh air hujan. Kondisi itu dapat membahayakan pasien dan pengunjung yang lewat.

Seperti yang terjadi pada Selasa (19/3/2019) petang saat Solopos.com berkunjung ke Ruang Dahlia 4 RSUD Ngipang. Petugas rumah sakit harus memasang beberapa ember untuk menampung tetesan air hujan yang masuk ke lantai itu.

Kendati sudah dipasangi ember tetap saja ada sebagian air hujan yang jatuh terpeleset. Pengunjung atau pasien rumah sakit harus memilih jalur yang aman agar tidak terpeleset air di lantai. Sebuah papan peringatan dipasang petugas.

Direktur RSUD Solo, Willy Handoko Widjaja, saat dimintai tanggapa, Rabu (20/3/2019), tidak memungkiri lantai III rumah sakit itu kerap basah akibat tetesan air hujan. Air hujan masuk melalui void bangunan.

Void merupakan ruang terbuka antarbangunan. “Itu sudah lama sebenarnya, sejak saya bertugas ke sini sudah seperti itu. Penyebabnya void-nya. Bunder-bunder kecilnya itu kalau hujan air masuk. Kalau ditutup jadi gerah,” ujar dia.

Willy mengaku belum punya solusi agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah sakit sehingga membuat licin lantai. Solusi berupa penutupan void justru menimbulkan persoalan baru lain yaitu ruangan menjadi panas.

“Saya pindah tugas ke sini pada 2014 sudah seperti itu. Kalau saya tanggulangi dengan menutup void tidak mungkin karena jadinya panas banget. Tapi terima kasih sekali masukannya, segera kami cari solusi lainnya,” imbuh dia.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Solo, Paulus Haryoto, kepada Solopos.com menyatakan perlu mengecek langsung kondisi lantai III RSUD Ngipang untuk mengetahui persoalan yang terjadi. Tapi dia prihatin dengan masuknya air hujan itu.

“Kalau memang air hujan bisa masuk seperti itu kami sangat prihatin. Tapi harus dicek dulu kenapa air hujan bisa masuk. Kami mohon penjelasan dari manajemen rumah sakit tentang hal itu,” kata politikus PDIP tersebut.

Penuturan senada disampaikan anggota Komisi IV DPRD Solo, Ardianto Kuswinarno saat diwawancarai Solopos.com, Rabu. Menurut dia ada beberapa kemungkinan penyebab air hujan sampai masuk ke lantai III RSUD Ngipang.

“Bisa jadi ada masalah dengan atapnya yang retak atau bocor, atau bisa juga karena kemarin-kemarin ada masalah dengan site plan pembangunannya. Yang jelas permasalahan tersebut harus segera diselesaikan,” ujar dia.