Akses Masuk dan Keluar Penumpang Bandara Adi Soemarmo Solo Dipindah

Bongkat buat bagasi di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah - Bisnis/Abdullah Azzam
21 Maret 2019 18:35 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Akses masuk dan keluar penumpang Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali dipindah untuk mendukung percepatan penyelesaian proyek jalur kereta api (KA)  bandara.

Akses masuk pengunjung diubah jadi melalui pintu kargo di sebelah timur. Perubahan atau pergeseran gerbang masuk keluar dari dan ke Bandara Adi Soemarmo ini diberlakukan mulai 21 Maret hingga 21 April 2019.

Humas Bandara Adi Soemarmo, Danardewi, mengatakan pergeseran pintu masuk keluar ini terkait penyelesaian proyek pembangunan jalur kereta api bandara. Menurutnya, pembangunan rel kereta api layang ini bersinggungan dengan akses masuk ke bandara.

Maka dari itu, pengelola bandara harus memindahkan pintu masuk ke lokasi lain. “Nantinya setelah 12 April pintu masuk ke Bandara Adi Soemarmo akan kembali seperti semula. Ini berlaku untuk pengunjung atau penumpang dan moda transportasi lain seperti Batik Solo Trans,” ujarnya kepada Solopos.com, Kamis.

Danar menambahkan pada pintu kargo juga sudah dilengkapi sistem gerbang parkir otomatis. Selain itu, pengelola bandara juga memberikan pengumuman pemindahan akses masuk dan keluar dengan memasang banner di dekat pintu masuk ke bandara.

Banner ini memuat informasi pintu masuk bandara pindah melalui pintu kargo karena ada kegiatan konstruksi. Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo pun meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari perubahan akses tersebut.

Selain itu, ada pula sejumlah papan petunjuk yang dipasang agar pengunjung tidak salah masuk. Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah, Arief Sudyatmoko, mengatakan pembangunan rel kereta api bandara sampai pada teknis paralel konstruksi rel.

Menurutnya, stasiun KA bandara sudah rampung dan tinggal menyelesaikan pembangunan rel. “Kami optimistis pembangunan selesai pada pertengahan 2019 ini, sekitar Juni 2019,” katanya.

Lebih lanjut Arief menambahkan jalur KA Bandara akan dibangun single track. Namun demikian, ke depannya bakal dibuat jalur ganda atau double track. Dengan begitu, nanti relasi Solo-Jogja bakal terkoneksi bandara.

KA bandara ini memiliki jalur sepanjang 13 km, terdiri atas 3 km jalur yang sudah ada (existing) ditambah 10 km pembuatan jalur baru.