4.744 Lembar Surat Suara DPD di Karanganyar Rusak

Petugas sortir dan lipat surat suara DPR dan DPRD Provinsi Jawa Tengah menyortir surat suara di Gedung PKPRI Karanganyar, Rabu (20/3). - Sri Sumi Handayani
21 Maret 2019 17:30 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 4.744 lembar surat suara pemilu legislatif DPD rusak. Kerusakan surat suara didominasi karena noda.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Muhammad Maksum, menuturkan proses menyortir dan melipat surat suara dimulai Sabtu (16/3/2019) hingga Selasa (19/3/2019). Surat suara pemilihan umum legislatif (pileg) DPD datang pada Kamis (14/3/2019) malam.

"Jumlahnya 708.928 lembar surat suara DPD. Kami terima Kamis malam. Setelah itu koordinasi dan mulai melipat Sabtu. Awal pelipatan melibatkan 200 orang dibagi menjadi 13 kelompok. Masing-masing kelompok 15 orang. Kemudian dikurangi menjadi 140 orang saja pada Selasa," kata Maksum, sapaan akrabnya, Selasa.

Maksum menyampaikan waktu untuk menyortir dan melipat surat suara sudah sesuai jadwal. KPU Karanganyar merencanakan penyortiran dan pelipatan surat suara DPD rampung selama tiga hingga empat hari. Dia menjelaskan jumlah surat suara yang dikirimkan sudah termasuk tambahan dua persen dari DPT.

Apabila dikurangi jumlah kertas suara rusak maka sisa 704.184 lembar surat suara DPD. "Ada 1.418 kotak. Per kotak berisi 500 lembar surat suara DPD. Hasil penyortiran dan pelipatan 4.744 lembar rusak. Kerusakan karena noda, lipatan, lubang, mata ikan, dan sobek. Nanti kami laporkan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi Jawa Tengah," jelas dia.

Pantauan Solopos.com, proses penyortiran dan pelipatan surat suara DPD rampung pada Selasa siang. Setiap orang yang bertugas menyortir dan melipat surat suara DPD mendapatkan upah Rp80 per lembar. Jumlah honor menyesuaikan banyaknya lipatan dan kejelian menyortir surat suara.

Warga Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Andri, mengaku datang bersama tetangga. Dia bekerja sebagai buruh. Dia kali pertama menyortir dan melipat surat suara Pemilu 2019. "Baru ikut menyortir dan melipat kertas suara ini saat DPD. Sebelumnya belum ikut yang surat suara pemilihan presiden. Saya tahu informasi ini dari teman," ujar dia saat berbincang dengan Solopos.com di sela-sela melipat surat suara.

Hal senada disampaikan Mei. Dia merampungkan menyortir dan melipat surat suara pada pukul 12.00 WIB. Mei dan kelompoknya menyortir dan melipat 15 kardus surat suara DPD atau 7.500 lembar surat suara. Biasanya dia dan kelompoknya menyortir dan melipat 40 kardus atau 20.000 lembar per hari.

"Ini sudah rampung. Hla cuma dapat 15 kardus. Biasanya sampai 40 kardus lebih. Ya lumayan daripada di rumah. Ini nanti menunggu surat suara yang lain," tutur dia sembari berpamitan.