Solopos Hari Ini: Rommy Seret Nama Khofifah

Solopos edisi 23 Maret 2019
23 Maret 2019 09:40 WIB Septina Arifiani Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Mantan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy atau Rommy menyeret nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kiai Asep Saifuddin Halim dalam kasus suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Kiai Asep langsung membantah pernyataan Rommy. Dia memastikan dirinya dan Khofifah tidak pernah memberikan rekomendasi terkait Haris Hasanuddin untuk menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Pengakuan Rommy menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi Sabtu (23/3/2019). Selain kabar tersebut simak beberapa kabar yang menjadi fokus utama Koran Solopos hari ini:

TES MASUK PTN: Laman Diretas, Pengumuman SNMPTN Dimajukan

Laman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 sempat diretas sehingga sejumlah siswa yang mendaftar SNMPTN 2019 dapat mengakses laman http:// pengumuman.snmptn.ac.id/, Jumat (22/3) pagi.

Padahal sesuai rencana, laman tersebut baru bisa diakses Jumat pukul 16.00 WIB. Pengumuman SNMPTN akhirnya dimajukan menjadi Jumat pukul 13.00 WIB. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir menyatakan laman tersebut telah diretas.

MODA TRANSPORTASI: Jalan Tengah Tarif Ojek Online

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengambil jalan tengah untuk menentukan tarif ojek online. Tarif ojek online yang rencananya diumumkan Senin (25/3), akan mengakomodasi perusahaan aplikasi (aplikator) dan pengemudi ojek online.

Baca selengkapnya di Epaper Solopos

Laporan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto terkait peredaran kalander pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) yang menggunakan logo Pemkab Sragen akhirnya kandas di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen.

Kasus kalender berlogo pemkab tersebut dinyatakan gugur lantaran Sekda tidak dapat menyampaikan identitas pembuat dan pengedar kalender. Bawaslu justru menyarankan kasus tersebut diserahkan kepada aparat Polres Sragen.

Berita tentang kalender bergambar Prabowo-Sandi di Sragen menjadi headline di halaman Soloraya Harian Umum Solopos, Sabtu (23/3/2019). Berikut sejumlah kabar lainnya di halaman Soloraya:

LIMBAH MEDIS: Pemusnahan Harus Tunggu Hasil Penyelidikan

Pemusnahan limbah medis berupa jarum suntik yang beberapa waktu lalu ditemukan dibuang di pinggir jalan masih tertunda akibat belum selesainya proses penyelidikan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo mendatangi Markas Kepolisian Resort Kota (Polresta) Solo, pekan lalu. Hal itu untuk menanyakan perkembangan penyelidikan temuan limbah medis tak bertuan di Kelurahan/Kecamatan Jebres, beberapa waktu lalu.

PELESTARIAN CAGAR BUDAYA: Geliat Menghidupkan Museum Purba Miri

Sejumlah siswa SDN Girimargo 1, Kecamatan Miri, Sragen, berlarian menuju sebuah bangunan gedung di samping sekolah setempat. Lewat pintu belakang, para siswa bisa memasuki bangunan gedung yang menyimpan ratusan fosil dari zaman purbakala.

Baca selengkapnya di Epaper Solopos