Karanganyar Siap Gaet Wisatawan Timur Tengah

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar, Titis Sri Jawoto (kiri), memberikan materi pada Bimtek Sinkronisasi Promosi Pariwisata di Nava Hotel Tawangmangu, Selasa (19/3). - Dok. Diparpora Karanganyar.
23 Maret 2019 05:00 WIB Wahyu Prakoso Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kementerian Pariwisata menggelar bimbingan teknis (Bimtek) sinkronisasi untuk menggaet pasar Asia Selatan, Asia Tengah, Timur Tengah, dan Afrika, di Nava Hotel Tawangmangu, Selasa (21/3/2019).

Bimtek yang berlangsung selama dua hari tersebut melibatkan pelaku usaha, komunitas, akademisi, tokoh masyarakat, dan lain-lain. Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Liliyani Sulistyandari, menjelaskan tujuan digelar acara tersebut supaya pelaku wisata dapat memahami potensi destinasi wisata Karanganyar bagi pangsa pasar khususnya Timur Tengah.

“Setiap negara memiliki karakteristik wisatawan yang berbeda. Kami diberikan karakteristik wisatawan dari Timur Tengah. Kami akan siapkan destinasi wisata Karanganyar. Mulai dari kelompok sadar wisata, desa wisata, dan hal-hal yang mereka senangi sehingga tertarik datang ke Karanganyar,” katanya kepada Solopos.com saat ditemui di kantornya, Kamis (21/3/2019).

Dia menjelaskan, selain materi karakteristik wisatawan mancanegara. Materi yang diberikan antara lain, peran legislatif dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Karanganyar, kebijakan pengembangan kepariwisataan daerah, dan implementasi pengembangan kepariwisataan daerah, promosi pariwisata pasar Asia Selatan, Asia Tengah, Timur Tengah, dan Afrika.

“Kami harus betul-betul siap sehingga tidak hanya bisa mendatangkan mereka, tetapi bisa mengatur supaya bisa tinggal lebih lama di Karanganyar. Potensi Karanganyar berupa pemandangan alam yang sudah elok, kuliner yang khas, atraksi yang menarik, dan kerajinan untuk oleh-oleh,” katanya kepada Solopos.com.

Kepala Seksi Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Wuryani Rudra Nur Utami, menjelaskan, agenda wisata olahraga paralayang di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, 2018 mampu menyedot wisatawan mancanegara dari Timur Tengah.

Dia mengaku, saat ini Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah sedang membuat paket wisata religi. Untuk wilayah Karanganyar menawarkan paket wisata yaitu kampung wisata bahasa pakel.