Tertabrak Mobil dan Terseret 35 Meter, Siswa SMP Wonogiri Meninggal

Petugas mengevakuasi siswa SMP Pangudi Luhur Giriwoyo, Elson Santoso, 14, yang tergeletak di badan jalan raya Giriwoyo/Giritontro, Wonogiri tepatnya di depan SMP Pangudi Luhur Giriwoyo. Sesaat sebelumnya Elson tertabrak mobil di lokasi tersebut. (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)
23 Maret 2019 13:30 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI — Seorang pelajar SMP, Elson Santoso, 14, meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat dia menyeberang jalan menuju sekolahannya di jalan raya Giriwoyo-Giritontro, Wonogiri, Sabtu (23/3/2019) pukul 07.15 WIB. Tragisnya, tubuh remaja asal Duwet Kidul, Baturetno, Wonogiri itu sempat tersangkut di kap mesin mobil yang menabraknya sejauh lebih kurang 35 meter.

Paur Subag Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, kepada wartawan, Sabtu, mengatakan Elson meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Korban mengalami luka berat di kepala belakang sehingga terjadi pendarahan hebat.

Kecelakaan bermula ketika Elson turun dari bus yang ditumpanginya di depan sekolahannya, SMP Pangudi Luhur, Giriwoyo. Posisinya saat itu berada di selatan jalan. Sesaat setelah turun dia berlari kecil lewat belakang bus dan langsung menyeberang jalan menuju sekolahannya.

Pada saat bersamaan Honda CRV berpelat nomor B 1599 U yang dikemudikan Mas’aril Haram Firdaud, 35, warga Ronggojati, Baturetno melaju dengan kecepatan 80 km/jam hingga 100 km/jam dari barat. Seketika Elson tertabrak mobil tersebut sebelum mencapai tepi jalan.

“Diduga waktu itu sopir mobil tak bisa menghindar karena jarak antara mobil dan korban sudah sangat dekat,” kata Iwan mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati.

Dia melanjutkan sopir mobil tak bisa mengantisipasi kondisi karena pandangannya terhalang bus. Alhasil, sopir tak mengetahui ada orang menyeberang. Terlebih saat itu mobil melaju kencang. Setelah tertabrak tubuh korban tersangkut di kap mobil yang ketika itu tak bisa langsung berhenti. Tubuhnya terbawa sejauh lebih kurang 35 meter. Petugas Satlantas masih mendalami kasus tersebut.