Video Viral Pemotor Nekat Memutar Depan Lapangan Kota Barat Solo

Pemotor nekat memutar di depan Lapangan Kota Barat Solo (Instagram/iksinfokaresidenansolo)
24 Maret 2019 11:00 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Keberadaan Flyover Manahan mengubah lalu lintas di Kota Solo, Jawa Tengah. Ironisnya, hal itu memicu sejumlah pelanggaran lalu lintas. Yang paling sering terjadi adalah pengendara sepeda motor nekat berbelok di depan lapangan Kota Barat atau Jalan Dr. Moewardi. Padahal, di jalan itu sudah dipasangi rambu-rambu dilarang memutar.

Pelanggaran tersebut salah satunya terekam dalam video viral unggahan pengelola akun Instagram @iks_infokaresidenansolo, Jumat (21/3/2019). Video itu memperlihatkan sejumlah pemotor yang nekat memutar tepat di depan Neutron Kota Barat, Solo.

"Sudah ada rambu-rambunya kok masih dilanggar? Hati-hati di jalan ya. Lokasi Kota Barat," tulis @iks_infokaresidenansolo sebagai keterangan video.

Video viral tersebut mendapat beragam komentar dari warganet. Ada yang merasa kesal, namun tak sedikit pula yang menyalahkan tidak adanya patugas pengatur lalu lintas di kawasan Kota Barat. Sebab, arus lalu lintas di wilayah tersebut cukup padat sehingga perlu diperhatikan betul.

"Itu dilarang memutar kalau ada petugas. Kalau enggak ada petugas, boleh memutar. Risiko atau kecelakaan tanggung sendiri," komentar @ibnuadinda.

"Ya ini yang bikin macet. Rute saya tiap hari. Kalau ditegur biasanya malah yang salah yang menegur. Bagi yang memutar tidak sesuai rambu mungkin mereka merasa akses jalannya sangat terhalang oleh peraturan larangan rambu lalu lintas tersebut. Yang penting bagi pengguna jalan yang sesuai rambu harus sabar, tenang, dan ikhlas. Yang penting selamat," imbuh @alberthusocky.

"Enggak masalah. Yang salah jalannya. Jalur di bawah overpass jadi jalan mati. Perencanaan overpass yang 100 persen gagal," imbuh @marisa.sa24.

"Soalnya warga yang rumahnya Badran dan Yosoroto disuruh memutar terlalu jauh ya enggak mau. Melangar sebentar rambu dilarang berputar," sambung @corneliussukadi menanggapi.