Selter PKL Manahan Solo Segera Ditertibkan, Ini Sasarannya

Suasana di selter PKL Manahan, di Jl. Menteri Supeno, Solo, Selasa (19/3 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
24 Maret 2019 16:15 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perdagangan Kota Solo akan menertibkan dan menata ulang secara bertahap selter pedagang di sisi barat dan utara Kompleks Stadion Manahan Solo.

Sasaran penertiban yaitu selter yang ada penambahan bangunan oleh pedagang seperti emperan, tempat mencuri piring, atau dipasangi kain dan MMT.

“Untuk jangka pendek selter Manahan kami tertibkan terkait bangunan tidak layak seperti adanya tambahan emperan, tempat isah-isah [cuci piring], dan kain-kain. Prinsipnya sudah tertata, tapi dengan ada tambahan bangunan jadi tidak tertata,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Solo, Subagiyo, Jumat (22/3/2019).

Subagiyo menyatakan bangunan selter di Kompleks Stadion Manahan harus dikembalikan seperti awal, tanpa ada tambahan bangunan apa pun. Upaya penertiban dilakukan agar kawasan selter Manahan tidak terkesan kumuh, kotor, dan tidak rapi.

Stadion Manahan merupakan salah satu ikon kuat Kota Bengawan yang menjadi tujuan para pendatang dari luar kota. Apalagi saat ini Stadion Manahan sedang dipugar yang akan menambah daya tarik atau pesona ikon Kota Solo.

Sebagai upaya penataan kawasan Stadion Manahan, menurut Subagiyo, Pemkot Solo telah memindahkan 1.300-an pedagang Sunday Market Manahan. Mereka dipindahkan ke Kompleks Galabo siang dan di Jl. Slamet Riyadi saat CFD.

Ke depan mereka tidak dibolehkan kembali ke Kompleks Stadion Manahan kendati pemugaran stadion telah rampung. “Pedagang Sunday Market tidak diizinkan kembali ke stadion. Mereka sudah diakomodasi, tak boleh kembali,” tutur dia.

Penataan jangka panjang selter Manahan menurut Subagiyo berupa pembuatan kios-kios. Bangunan selter yang selama ini digunakan para pedagang akan dibongkar, diganti dengan model kios-kios semi permanen.

“Konsepnya seperti di Pasar Sangkrah. Pak Wali Kota sudah menyampaikan tentang rencana penataan ini. Tapi kemungkinan realisasi rencana ini baru tahun depan. Tahun ini fokus penataan dan penertiban selter terlebih dulu,” urai dia.

Berdasarkan catatan Solopos.com, banyak hal yang perlu dibenahi dari kawasan di sekitar Stadion Manahan Solo. Selain penataan selter pedagang, persoalan saluran drainase di kawasan ini butuh perhatian lantaran saat hujan air kerap menggenang.