Bus Rombongan Arisan Kartasura Terguling di Kebakkramat Karanganyar

Warga membantu evakuasi penumpang bus Jaya Indah yang terguling di areal persawahan jalan Grompol-Jambangan, Kebakkramat, Karanganyar, Minggu (24/3/2019). (Solopos - Chrisna Chanis Cara)
24 Maret 2019 16:40 WIB Chrisna Chaniscara Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bus pariwisata yang mengangkut rombongan arisan terguling di jalan Grompol-Jambangan, Kebakkramat, Karanganyar, Minggu (24/3/2019) pukul 12.45 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun para penumpang sempat histeris dan menangis. Evakuasi para penumpang dibantu sejumlah warga dan pengguna jalan.

Satu per satu penumpang keluar dari dalam bus lewat pintu samping yang posisi di atas setelah bus terguling. Isak tangis mereka tak kunjung reda meski sudah dibopong untuk keluar dari bus berpelat nomor H 1535 CA itu.

Wis ora apa-apa le, mudhune ati-ati [sudah tidak apa-apa nak, turunnya hati-hati],” ujar seorang penumpang yang membimbing anaknya turun dari badan bus.

Warga berinisiatif membuka pintu depan bus untuk mengevakuasi sekitar 60 penumpang yang terjebak di dalamnya. Wajah panik terlihat dari anak-anak maupun orang lanjut usia ketika proses evakuasi.

Para penumpang bus adalah warga Kartasura, Sukoharjo, yang baru saja mengikuti arisan keluarga di Mojogedang, Karanganyar. “Mas, ngangkate aja cepet-cepet, awakku lemes iki [Mas, angkatnya jangan cepat-cepat, badan saya lemas],” ujar seorang ibu sembari menjulurkan tangannya keluar dari pintu bus yang terguling.

Seorang penumpang bus, Ngadimin, mengaku kaget saat bus yang ditumpanginya oleng masuk sawah. Saat itu bus berupaya menghindari mobil yang meluncur dari arah berlawanan.

Kondisi jalan yang buruk serta bus yang berjalan terlalu menepi membuat angkutan terperosok ke persawahan di sisi selatan jalan. Beruntung, bus tak seketika menghantam tanah karena tertahan tiang listrik yang berada di persawahan.

Bus hanya terguling perlahan sehingga tak menimbulkan ringsek parah. “Entah apa jadinya kalau tidak ada tiang listrik. Saya kasihan anak-anak itu,” ujar Ngadimin saat ditemui Solopos.com di lokasi kejadian.

Tak ada korban jiwa maupun luka serius dari kejadian tersebut. Hanya ada seorang penumpang bus bernama Suratman yang harus dibawa ke puskesmas terdekat karena merasakan sakit di dadanya.

Seorang penumpang lain pingsan karena shock. Ngadimin mengatakan rombongan itu sedianya hendak bertamasya ke Sangiran sebelum kembali ke Kartasura. “Kalau seperti ini ya langsung pulang saja.”

Seorang anggota Koramil Kebakkramat yang ikut terjun ke lokasi, Joko Purwanto, mengatakan bukan kali ini saja ada insiden angkutan terguling di jalan yang memisahkan Karanganyar dengan Sragen itu. Menurut Joko, buruknya kondisi jalan memicu seringnya kecelakaan di wilayah itu.

Pantauan Solopos.com, kawasan jalan Grompol-Jambangan memang berlubang di banyak tempat. Beberapa di antaranya hanya ditambal sulam dengan urukan pasir dan batu.

“Di lokasi bus terguling tadi kebetulan tanahnya juga tak stabil. Kami harap segera ada perbaikan menyeluruh sehingga kejadian serupa tak terulang kembali,” kata Joko.