Listrik Padam Saat UNBK Matematika di 2 SMK Sukoharjo

Ilustrasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (Antara/Zabur Karuru)
27 Maret 2019 17:15 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK hari kedua, Selasa (26/3/2019), di dua sekolah di Sukoharjo diwarnai pemadaman listrik selama lebih dari 30 menit.

Pemadaman listrik itu lantaran kerusakan trafo listrik akibat terjangan hujan lebat yang disertai angin kencang. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (27/3/2019), pemadaman listrik terjadi di SMKN 6 Sukoharjo dan SMK Kasatrian sekitar pukul 15.00 WIB.

UNBK memasuki sesi ketiga mulai pukul 13.30 WIB-15.30 WIB. Kala itu, para peserta ujian tengah mengerjakan naskah soal Matematika. Mereka tetap berada di ruang laboratorium komputer hingga listrik kembali menyala.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Sukoharjo, Mujiono, mengatakan pemadaman listrik saat pelaksanaan UNBK terjadi di dua sekolah yakni SMKN 6 Sukoharjo di wilayah Gatak dan SMK Kasatrian di wilayah Kartasura.

Listrik padam tak mengganggu pelaksanaan ujian di dua sekolah itu. “Memang ada pemadaman listrik di dua sekolah. Para siswa tetap berada di ruang laboratorium komputer hingga waktu ujian habis,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu.

Mujiono lantas berkoordinasi dengan PLN Rayon Sukoharjo ihwal pemadaman listrik saat pelaksanaan UNBK. Tak berapa lama kemudian, listrik di sekolah menyala sehingga para siswa bisa mengerjakan naskah soal.

Kejadian serupa terjadi saat pelaksanaan UNBK SMK 2018. Kala itu, pemadaman listrik terjadi selama lebih dari 20 menit di enam sekolah yakni SMKN 1 Sukoharjo, SMKN 3 Sukoharjo, SMK Harapan, SMK Veteran, SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan SMK Tamansiswa.

“Saya mendapat informasi pemadaman listrik terjadi lantaran ada trafo listrik yang rusak. Saat itu turun hujan lebat dan angin kencang. Ini faktor alam sehingga kami pun tak bisa berbuat banyak,” ujar Mujiono.

Menurut Mujiono, ada beberapa siswa yang tak bisa mengikuti UNBK lantaran sakit dan dirawat di rumah sakit. Mereka bisa mengikuti ujian susulan pada 15 April-16 April mendatang.

Sementara itu, Manajer PLN Rayon Sukoharjo, Yoyok Subandiyo, menyatakan pemadaman listrik saat UNBK lantaran kerusakan trafo listrik. SMKN 6 Sukoharjo dan SMK Kasatrian ikut jaringan kabel listrik PLN UPJ Grogol dan Manahan, Kota Solo.

Menurut Yoyok, cuaca ekstrem kerap menerjang trafo listrik sehingga pasokan listrik ke pelanggan padam. “Memang benar ada pemadaman saat UNBK di dua sekolah. Cuaca ekstrem tak bisa diprediksi, bisa datang sewaktu-waktu. Semoga tak ada gangguan teknis hingga pelaksanaan UNBK rampung,” kata dia.