Rumah Perangkat Desa Sukorejo Sragen Terbakar, Warga Tabuh Kentungan

Dua orang anggota tim Regindet Polres Sragen melakukan olah kejadian perkara kebakaran rumah milik Suwarno di Dukuh/Desa Sukorejo, Sambirejo, Sargen, Kamis (28/3/2019). (Istimewa - Polres Sragen)
28 Maret 2019 18:35 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Sebagian rumah milik Suwarno, 58, seorang perangkat Desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen, hangus dilalap api, Kamis (28/3/2019) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut tetapi satu kamar tidur korban hangus dengan kerugian Rp15 juta.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Sambirejo, Sragen, pada pukul 09.00 WIB. Kasubbag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi, mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, kepada wartawan, Kamis sore, menyampaikan kejadian kebakaran itu kali pertama diketahui Suparno, 54, tetangga Suwarno di lingkungan Dukuh/Desa Sukorejo RT 007, Sambirejo.

Saat itu, Suparno tidur di rumahnya tak jauh dari rumah Suwarno. Agus menjelaskan saat jarum jam menunjuk pukul 02.15 WIB Suparno terbangun karena mendengar suara bambu terbakar.

“Suparno keluar rumah untuk melihat situasi. Ternyata rumah milik Suwarno yang saat itu kosong terbakar. Suparno langsung ambil kentungan dan memukulnya keras-keras untuk membangunkan tetangga lainnya. Dalam waktu singkat tetangga keluar rumah dan langsung menuju ke rumah korban. Mereka memadamkam api dengan air yang ada. Pada pukul 02.45 WIB, api bisa dipadamkan,” ujar Agus setelah mendapat laporan dari Kapolsek Sambirejo AKP Saptiwi.

Agus menjelaskan tim Registrasi dan Identifikasi (Regident) Polres Sragen sempat datang ke lokasi kejadian setelah berkoordinasi dengan Polsek Sambirejo. Dari hasil olah kejadian perkara dan pemeriksaan forensik, tim Regident menduga kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting.

“Tim menemukan sambungan kabel listrik acak-acakan di kamar berukuran 3 meter x 4 meter itu. Sambungan kabel juga tidak diplester. Kemudian kabel yang digunakan tidak standar SNI,” tambahnya.