Pindah Wonosegoro Boyolali, Pemilu 3 Desa Ini Tetap Ikut PPK Kemusu

Kondisi Kantor Desa Garangan yang sengaja dikosongkan karena akan digunakan sebagai Kantor Kecamatan Wonosamodro. Foto diambil pekan lalu. (Solopos - Nadia Lutfiana Mawarni)
29 Maret 2019 04:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, WONOSEGORO—Pemindahan wilayah administrasi tiga desa, yaitu Desa Guwo, Desa Lemahireng, dan Desa Kauman, dari Kecamatan Kemusu ke Kecamatan Wonosegoro tidak mempengaruhi data pemilih tetap (DPT) dalam Pemilu 2019.

Pelaksanaan pemilu di tiga desa tersebut tetap berada di bawah wewenang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kemusu. Sementara jumlah DPT juga telah terakumulasi dengan seluruh desa di Kecamatan Kemusu.

Ketua PPK Kecamatan Wonosegoro, As’adul Umam, mengatakan tidak berubahnya DPT disebabkan karena penetapan daftar pemilih tersebut masih menggunakan sistem lama, yaitu berdasarkan 19 Kecamatan di Boyolali sebelum dimekarkan.

Dengan demikian, untuk kebijakan administratif yang mengikutinya, seperti pemindahan tiga desa tersebut masih berpedoman pada jumlah kecamatan lama.

“Selain itu data dalam sistem informasi data pemilih (Sidalih) baik Guwo, Lemahireng, maupun Kauman masih tercantum sebagai wilayah di Kecamatan Kemusu,” kata dia, Kamis (28/3/2019).

As’adul menambahkan sistem serupa juga berlaku bagi warga di Kecamatan Wonosamodro. Wilayah hasil pemekaran kecamatan Wonosegoro ini masih menginduk pada PPK di Kecamatan Wonosegoro.

KK dan KTP

Seperti diketahui, serah terima pemindahan administrasi Desa Guwo, Desa Lemahireng, dan Desa Kauman telah dilakukan Rabu (27/3) lalu. Dengan demikian, ketiga desa telah resmi menjadi wilayah kecamatan Wonosegoro.

Camat Wonosegoro, Sadeli, menyebutkan kini proses administrasi kependudukan seperti pemindahan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) masih dilakukan secara bertahap. Pihak kecamatan berencana melakukan pemindahan serentak setelah pelaksanaan pemilu April nanti.