Tiket KA Lebaran di Daop VI Yogyakarta Terjual 98%, Cek Sisanya!

Ilustrasi kereta api (Youtube)
01 April 2019 19:15 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Tiket kereta api (KA) masa angkutan Lebaran baik untuk arus mudik maupun balik di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta sudah terjual 98%.

Dalam hal ini tiket yang masih tersisa adalah saat hari H Lebaran (5 Juni 2019) dan setelah H+8. PT KAI membuka layanan pemesanan mudik Lebaran pada H-90 (90 hari sebelum keberangkatan) sejak 25 Februari lalu.

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan tiket KA untuk masa angkutan Lebaran yang nyaris ludes merupakan KA reguler. Menurutnya, tiket yang tersisa adalah saat Lebaran.

Selain itu, ini juga mengandalkan jika ada pembatalan tiket dari calon penumpang. “KA reguler untuk H-Lebaran sudah habis. Sedangkan tiket arus balik juga ludes hingga H+7, sementara H+10 hingga H+13, masih ada tempat duduk tapi tinggal sedikit,” ujarnya kepada Solopos.com, Senin (1/4/2019).

Eko menambahkan masyarakat masih bisa memanfaatkan KA tambahan sebanyak tujuh rangkaian. Namun demikian, PT KAI masih menghitung jumlah tempat duduk yang tersedia.

Eko memperkirakan jumlahnya lebih banyak daripada Lebaran tahun lalu yang hanya menambah enam rangkaian KA. Dari pantauan Solopos.com, melalui aplikasi KAI Access, situs www.kai.id, tiket kereta api dengan rute Jakarta-Solo kelas eksekutif untuk keberangkatan hari H yang tersisa yakni kelas eksekutif KA Argo Dwipangga dan sejumlah kursi kelas ekonomi KA Majapahit.

Sebaliknya, untuk arus balik tiket yang masih banyak tersedia adalah H+1. Sementara H+2 hingga H+8 tiket untuk arus balik ludes. Ketersediaan tempat duduk untuk tiket KA arus balik ini masih banyak setelah H+8 untuk kelas eksekutif. Sedangkan untuk kelas ekonomi tiket available setelah H+12.

Tiket mudik yang tersisa ini harganya Rp650.000 hingga Rp720.000. Sedangkan tiket arus balik kelas eksekutif H+1 dan H+2 mulai Rp400.000 sampai Rp760.000, setelah H+8 mulai Rp570.000 hingga Rp630.000. Selain itu, untuk kelas ekonomi yang tersedia tiket dihargai Rp250.000-Rp350.000 (KA Singasari), dan Rp385.000 (KA Majapahit).

“Masyarakat kami minta bersabar, masih ada KA tambahan yang belum kami umumkan atau dijual tiketnya. Kami sedang menghitung jumlah tempat duduk tambahan untuk KA tersebut,” katanya.

Sementara itu, salah satu karyawan swasta asal Karanganyar yang bekerja di Jakarta, Nugroho, mengaku memilih mudik setelah Lebaran. Menurutnya, ia berlebaran di Ibu Kota kemudian mudik.

“Saya belum bisa memastikan kapan libur kerjaan saat Lebaran. Makanya, saya biasanya pulang saat hari H dengan kereta api,” jelasnya.