Dewan Pendidikan Wonogiri Tersandera Laporan Kinerja Anggota Lama

Kantor Dewan Pendidikan Wonogiri di Jl. Pemuda II kawasan kota Wonogiri. (Solopos - Rudi Hartono)
01 April 2019 14:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Keberlanjutan program Dewan Pendidikan Wonogiri yang vakum sejak awal 2018 hingga kini belum jelas. Belum adanya laporan kinerja anggota lama Dewan Pendidikan membuat Bupati Joko Sutopo ogah menetapkan anggota baru.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sudah mengusulkan sejumlah nama calon anggota Dewan Pendidikan, tetapi Bupati belum bersedia memilih karena alasan tertentu.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat ditemui Solopos.com di kawasan kota Wonogiri, belum lama ini, mengatakan Disdikbud sudah menggelar perekrutan anggota Dewan Pendidikan akhir 2018 lalu. Dari situ Disdikbud menyodorkan 12 nama calon anggota Dewan Pendidikan kepadanya.

Sesuai prosedur, selanjutnya Bupati dapat memilih maksimal 11 orang. Namun, Bupati menyatakan tak sependapat dengan langkah Disdikbud tersebut. Menurut dia seharusnya Disdikbud meminta laporan kinerja dan rekomendasi anggota Dewan Pendidikan periode 2012-2017 terlebih dahulu.

Laporan dan rekomendasi dari anggota lama Dewan Pendidikan diperlukan sebagai bahan pertimbangan Bupati membuat kebijakan berkaitan dengan pendidikan. Kenyataannya, hingga saat ini anggota lama belum memberi laporan capaian kerja selama bertugas, apalagi rekomendasi.

“Mestinya semua terlaporkan dulu dengan baik, ada evaluasi kegiatan sebelumnya. Jadi, nanti saya punya parameter dalam mengambil kebijakan pendidikan. Kalau laporan dari anggota lama saja belum saya terima, bagaimana saya akan memilih yang baru,” kata Bupati.

Dia tak ingin kebijakan yang diambil hanya seremonial karena hasilnya tak akan optimal. Dia menekankan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah (pemda) selalu diawasi publik sehingga setiap program harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Apabila kebijakan diambil tanpa dasar dan tidak terukur, pemda bakal kewalahan mengatasi masalah yang muncul. Ditanya ihwal jumlah anggota Dewan Pendidikan yang dibutuhkan menjalankan program lima tahun berikutnya, Bupati menyebut sedianya memilih tujuh orang dari 12 orang yang lolos seleksi.

Hanya, dia belum mencermati satu per satu nama mereka apakah anggota lama atau orang baru. Dia tak mempermasalahkan jika di antara mereka merupakan orang lama.

“Yang penting mereka berintegritas dan profesional. Itu penting agar mereka dapat memberikan rekomendasi yang terukur kepada kami untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Wonogiri,” kata Bupati.

Terpisah, Kepala Disdikbud Wonogiri, Siswanto, mengatakan akan berkoordinasi dengan para anggota lama Dewan Pendidikan untuk membahas soal laporan kinerja dan rekomendasi seperti yang diharapkan Bupati. Jika diperlukan, Siswanto akan meminta mereka menghadap Bupati.