Maret 2019, Bawang Putih dan Merah Sumbang Inflasi Solo

Ilustrasi bawang putih (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
02 April 2019 14:40 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO --  Bawang putih dan bawang merah sesuai prediksi kembali menjadi komoditas penyumbang inflasi Kota Solo. Pada Maret 2019, Solo mengalami inflasi 0,29%.

Pada akhir pekan ketiga Maret lalu, kondisi tersebut telah diprediksi akan terjadi. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, R. Bagus Rahmat Susanto, saat itu mengatakan harga bawang putih dan bawang merah yang meningkat tajam berpotensi besar menyumbang inflasi.

Bahkan dia menyatakan dengan kondisi harga bawang saat ini, inflasi Solo pada Maret 2019 akan lebih tinggi dibandingkan Maret 2018 yang mengalami inflasi 0,18%.

Berdasarkan berita resmi statistik yang dirilis BPS Solo, Senin (1/4/2019), Solo tercatat mengalami inflasi 0,29%. Bagus menyebutkan komoditas penyumbang inflasi pada posisi pertama diduduki oleh bawang putih dan posisi kedua diduduki bawang merah.

Harga bawang putih naik 30,25% dengan memberi andil inflasi sebesar 0,17%. Kemudian harga bawang merah naik 24,03% dan menyumbang inflasi sebesar 0,08%. Komoditas utama lain penyumbang inflasi adalah air kemasan, gudeg, mobil, pepaya, pisang, buncis, teh, dan mi instan.

Bagus berharap ke depan dengan peran pemerintah, harga bawang putih yang masih menjadi komoditas impor bisa kembali turun. Begitu juga dengan harga bawang merah. Terlebih saat ini sudah mendekati bulan puasa yang biasanya akan banyak permintaan barang.

Sementara itu pada Senin siang di Pasar Legi mencapai Rp45.000/kg. Salah satu pedagang, Sri Rahayu, mengatakan peningkatan harga bawang telah terjadi sejak sejak setengah bulan lalu. "Harganya terus naik. Saat ini Rp45.000/kg. Bawang merah juga ada kenaikan, sekarang harganya antara Rp28.000-Rp35.000/kg.

Berdasarkan data yang diunggah di Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (Sihati) PHPS Jawa Tengah, harga bawang putih kating di Solo terus meningkat sejak awal tahun. Pada 3 Januari 2019, harga bawang putih kating sekitar Rp22.400/kg. Pada 8 Maret naik menjadi Rp37.000/kg. Kemudian pada Senin (1/4/2019) menjadi sekitar Rp47.300/kg.