Sekda Sragen Galang Dana untuk 2 Anak Korban Laka di Jalur Candi Sukuh

SE Sekda Sragen terkait penggalangan dana untuk korban kecelakaan. (Solopos/Tri Rahayu)
02 April 2019 16:20 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto B. mengeluarkan surat edaran (SE) tentang Bantuan Sosial yang ditujukan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Sragen, Senin (1/4/2019).

Lewat SE tersebut Sekda meminta kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti penggalangan dana demi membantu dua anak yatim piatu yang kini masih kritis di RSUD dr. Moewardi Solo lantaran kecelakaan lalu lintas di Ngargoyoso, Karanganyar, pada 27 Maret lalu

Kedua orang tua dari dua bocah itu sudah meninggal dunia karena kecelakaan tersebut. Sementara dua anak itu menjalani operasi di bagian kepala dan kaki dengan total biaya mencapai Rp200 juta. Dalam SE itu, Sekda memberi tenggat pengumpulan dana sosial maksimal pada Selasa (2/4/2019) pukul 14.00 WIB.

Sekda menyebut kedua orang tua korban yang meninggal itu bernama Agung Prasojo dan Mulyana. Sementara dua bocah yang kritis di RSUD itu bernama Yeremia Desta Kristiani, 11, yang mengalami keretakan pada bagian tengkorak dan pembekalan karena pembekuan darah di bagian kepala serta adiknya, Yukebert Agustin Putri Yuliani, 4, yang mengalami penggumpalan darah di kepala dan patah pada kedua paha.

"Atas hal tersebut diperlukan tindakan emergency [darurat]. Karena membutuhkan biaya tinggi, kami mengimbau kepada saudara [ASN] untuk penggalangan dana di lingkungan kantor masing-masing dan dihimpun ke Bagian Pemerintahan Setda Sragen paling lambat Selasa (2/4/2019) pukul 14.00 WIB," ujar Sekda saat dihubungi solopos.com, Senin malam.

Sekda mengatakan penggalangan dana dilakukan secara mendadak dan hanya sehari untuk mengejar biaya untuk keperluan tindakan medis di RSUD. Sekda mengatakan kedua orang tua anak itu sudah meninggal dunia dan merupakan keluarga tidak mampu.

"Hari ini sudah terkumpul Rp11 juta dari ASN di lingkungan Setda Sragen," ujarnya.

Kedua bocah itu tinggal di Perumahan Plumbungan Indah Kelurahan Plumbunhan, Karangmalang, Sragen. Lurah Plumbungan Budiyanto juga ikut menggalang dana dari warga se-Kelurahan Plumbungan.

"Penggalangan kami lakukan selama sepekan terhitung mulai besok [Selasa]. Kami akan melibatkan ketua RT dalam penggalangan dana itu," ujarnya.